FAJAR, MAKASSAR -Selain kesiapan armada, PELNI Makassar juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Pelni Mobile.
Saat ini, pengguna aplikasi di Makassar baru mencapai 67 persen, lebih rendah dibandingkan Batam dan Surabaya yang hampir sepenuhnya menggunakan sistem daring.
“Kendalanya, banyak yang memiliki gawai tetapi belum terbiasa menggunakan aplikasi atau sistem pembayaran digital. Padahal Pelni Mobile memudahkan pemesanan tiket kapan saja,” jelas Kacab Pelni Makassar, Darman, Senin (2/3/26).
Melalui aplikasi tersebut, penumpang juga dapat memanfaatkan fitur My Cargo untuk pengiriman barang secara terpisah dari akomodasi penumpang.
PELNI Cabang Makassar memastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 dengan mengoperasikan 14 kapal yang melayani penumpang di Pelabuhan Makassar.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan KSOP sebagai regulator dan Pelindo sebagai penyedia jasa terminal penumpang guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana
“Kelancaran Angkutan Lebaran membutuhkan sinergi antara PELNI, pemangku kepentingan pelabuhan, dan penumpang. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, mulai dari pembelian tiket hingga keberangkatan kapal,” ujar Darman.
PELNI mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal, memantau jadwal kapal melalui kanal resmi, serta datang lebih awal ke pelabuhan dengan membawa identitas lengkap guna memperlancar proses embarkasi. (*)




