CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kinerja sektor pariwisata di Sulawesi Selatan pada Januari 2026 menunjukkan dinamika yang berbeda antara wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).
Secara bulanan (month to month/m-to-m), jumlah wisman turun cukup dalam, sementara pergerakan wisnus justru mengalami kenaikan tipis.
Pada Januari 2026, kunjungan wisman ke Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 1.515 kunjungan. Angka ini turun 34,73 persen dibanding Desember 2025 yang mencapai 2.321 kunjungan.
Meski secara bulanan turun, secara tahunan (year on year/y-on-y) kunjungan wisman justru meningkat 25,94 persen dibanding Januari 2025.
Kunjungan wisman Januari 2026 masih didominasi oleh wisatawan asal Malaysia sebanyak 908 kunjungan dan Tiongkok sebanyak 145 kunjungan. Penurunan bulanan ini diduga dipengaruhi faktor musiman setelah periode libur akhir tahun.
Berbeda dengan wisman, jumlah perjalanan wisnus ke Sulawesi Selatan pada Januari 2026 justru mengalami kenaikan secara bulanan.
Tercatat sebanyak 4.096,98 ribu perjalanan wisnus pada Januari 2026. Jumlah ini naik 0,68 persen dibanding Desember 2025 yang mencapai 4.069,44 ribu perjalanan.
Secara tahunan, angka ini juga tumbuh 2,81 persen dibanding Januari 2025 yang berada di kisaran 3.985,02 ribu perjalanan.
Sementara itu, perjalanan wisnus yang berasal dari Sulawesi Selatan pada Januari 2026 tercatat sebesar 3.938,38 ribu perjalanan, naik 0,72 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Jika digabungkan, total kunjungan wisata ke Sulawesi Selatan pada Januari 2026 mencapai sekitar 4.098.495 perjalanan (gabungan 4.096.980 ribu perjalanan wisnus dan 1.515 kunjungan wisman).
Angka ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata Sulawesi Selatan masih sangat ditopang oleh pergerakan wisatawan domestik, dengan kontribusi wisnus yang mendominasi lebih dari 99 persen total perjalanan.



