Strategi Gamis Bini Orang Dongkrak Penjualan UMKM Tanah Abang Jelang Lebaran 2026

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

PASAR Tanah Abang kembali menunjukkan taringnya sebagai barometer fashion muslim nasional. Menjelang Lebaran 2026, para pedagang UMKM di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara ini melaporkan kenaikan penjualan yang signifikan berkat fenomena busana "Gamis Bini Orang".

Istilah yang awalnya dianggap nyeleneh ini ternyata menjadi mesin penggerak ekonomi bagi pedagang di Blok A dan Blok B. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (2/3), ribuan pembeli dari berbagai daerah memadati lorong-lorong pasar hanya untuk mencari model gamis tersebut.

Strategi Marketing 'Gimmick' yang Berhasil

Kenaikan omzet ini tidak lepas dari kecerdikan pedagang dalam melakukan branding. Model busana yang sebenarnya merupakan gamis layering dengan bahan ceruty premium ini awalnya terinspirasi dari gaya berpakaian Inara Rusli.

Baca juga : Gamis 'Bini Orang' jadi Tren Baju Lebaran 2026 dan Hits di Tanah Abang, Tertarik Beli?

Namun, untuk membedakan dengan produk tahun lalu, pedagang menggunakan nama "Gamis Bini Orang" yang kemudian viral di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.

H. Mansyur, salah satu pedagang grosir di Blok A, mengaku omzetnya meningkat hingga dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Tahun lalu trennya Shimmer, sekarang orang cari yang lebih elegan tapi namanya unik. Sehari bisa keluar ratusan potong, rata-rata pembeli dari daerah seperti Sumatra dan Kalimantan untuk dijual lagi," ungkapnya.

Baca juga : Pramono Segera Tertibkan Semrawut Tanah Abang, Angkot Ngetem hingga Penjual Tramadol

Dampak Positif bagi Rantai Pasok UMKM

Fenomena ini tidak hanya menguntungkan pedagang toko, tetapi juga menghidupkan kembali konveksi-konveksi rumahan di sekitar Jakarta. Permintaan yang tinggi membuat rumah produksi bekerja ekstra untuk memenuhi stok pasar.

Kategori Produk Harga Grosir Status Stok Gamis Bini Orang (Ceruty) Rp185.000 - Rp225.000 Terbatas Gamis Bini Orang (Silk Premium) Rp275.000 - Rp350.000 Pre-Order

Pakar pemasaran menilai keberhasilan tren ini karena adanya Information Gain atau nilai unik dalam penamaan yang kontras dengan desain produk yang sebenarnya elegan. Hal ini menciptakan rasa penasaran tinggi yang berujung pada konversi penjualan fisik.

Meskipun namanya memicu perdebatan di dunia maya, bagi UMKM Tanah Abang, "Gamis Bini Orang" adalah berkah Ramadan yang mengembalikan gairah belanja luring pasca-gempuran produk impor di platform digital. Tren ini diprediksi akan terus mencapai puncaknya hingga H-7 Lebaran 2026. (Z-10)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Xi Jinping Kutuk Pembunuhan Khamenei, China Teriak Ini ke AS-Israel
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Insanul Fahmi Lega Usai Laporan Inara Rusli Terkait Penipuan Resmi Dihentikan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kelompok Cipayung Plus Dorong Evaluasi Kinerja Menpora Demi Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045
• 45 menit lalujpnn.com
thumb
Jadwal Buka Puasa di Yogyakarta dan Sekitarnya, Senin 2 Maret 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Dubes Iran Nyatakan Negaranya Lebih Kuat dan Siap Hadapi Perang Lawan AS-Israel
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.