Xi Jinping Kutuk Pembunuhan Khamenei, China Teriak Ini ke AS-Israel

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden China, Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek untuk menyambut Tahun Kuda. (Tangkapan Layar CCTV via Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - China mengutuk keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Negeri itu menyerukan penghentian aksi militer.

Pemerintah Presiden Xi Jinping mengatakan pembunuhan itu merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran. Melalui Kementerian Luar Negeri, China mengatakan tindakan kedua negara sekutu itu terhadap Teheran menginjak tujuan dan prinsip Piagam PBB serta norma-norma dasar hubungan internasional.


"China dengan tegas menentang dan mengutuk keras hal ini," tegasnya Minggu, dikutip Senin (2/3/2026).

"Penghentian segera operasi militer," tambahnya.

Pilihan Redaksi
  • Khamenei Dibunuh, Irak Umumkan Tiga Hari Masa Berkabung
  • Situasi Mencekam, Penerbangan dari Bali ke Timur Tengah Dibatalkan
  • Burj Al Arab, Gedung Ikonik Kebanggaan Dubai Rusak Dihantam Drone Iran
  • Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Bersumpah Balas Dendam ke AS-Israel

Kecaman itu datang tepat setelah media pemerintah China melaporkan panggilan telepon antara diplomat utama Beijing Wang Yi dan mitranya dari Rusia Sergei Lavrov. Menurut kantor berita negara Xinhua, pembicaraan diprakarsai oleh Lavrov.

Wang mengatakan bahwa pembunuhan terang-terangan terhadap seorang pemimpin negara berdaulat dan hasutan untuk perubahan rezim oleh Amerika dan Israel adalah tidak dapat diterima.

China, tegasnya, sangat prihatin bahwa situasi di Timur Tengah dapat terdorong ke jurang yang berbahaya.

"Masyarakat internasional harus mengirimkan pesan yang pasti dan jelas yang menentang kemunduran dunia ke hukum rimba," kata Wang.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan itu sebagai "pelanggaran sinis terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional". Beijing dalam beberapa hari terakhir telah mendesak warganya di Iran untuk mengevakuasi negara itu sesegera mungkin.

Sementara itu, China juga menyerukan ke pemegang paspor China agar meninggalkan Iran melalui jalur darat bebas visa. Mereka bisa melalui Azerbaijan, Armenia, dan Turki.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dalih Alkitab, Dubes AS Mike Huckabee Dikecam Negara Arab

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Negara Mana Saja yang Telah Diserang Trump Sejak Kembali Menjabat sebagai Presiden AS?
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menjernihkan Tata Kelola dan Anggaran MBG
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Jumlah Korban Bertambah, DPR dan Menpora Pastikan Kasus Kekerasan Atlet Diusut Tuntas
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Polres Parepare Gandeng Pemain PSM Bagi-bagi Takjil
• 14 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Waka MPR: Perkembangan Dunia Digital Harus Diimbangi Sistem Perlindungan Memadai
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.