JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Edy Wibowo mengungkapkan, pengemudi truk boks putih pelaku tabrak lari yang menewaskan dua orang di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Sabtu (14/2/2026) sempat masuk Tol Kebon Bawang sebelum menghilang dari pantauan saksi.
Ia mengatakan, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sehingga nomor polisinya tidak terbaca kamera CCTV.
“Sudah dilakukan penyelidikan dan jenis kendaraan boks, tapi nopol-nya tidak terbaca karena kecepatan tinggi,” ucapnya saat dihubungi Kompas.com pada Senin (2/3/2026).
Baca juga: Nopol Tak Terekam, Polisi Buru Truk Boks Putih Pelaku Tabrak Lari di Yos Sudarso
Dua saksi sempat mengejar kendaraan tersebut. Namun, keduanya tidak mencatat maupun mengetahui nomor polisi truk.
“Saksi yang mengejar kendaraan ada dua orang, tapi tidak tahu atau tidak dicatat nopol kendaraannya,” jelas Edy.
Menurut dia, truk boks itu terus melaju hingga masuk Tol Kebon Bawang. Bahkan kendaraan tersebut sempat menabrak palang tol sebelum kembali melaju.
“Sampai masuk Tol Kebon Bawang, nabrak palang tol dan dikejar sampai dalam tol, langsung tancap gas lagi,” katanya.
Ia menyebut hingga kini kendaraan tersebut masih belum diketahui keberadaannya.
“Belum,” ujarnya saat ditanya apakah truk sudah teridentifikasi.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau rekaman terkait kejadian tersebut segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Untuk diketahui, insiden tabrak lari terjadi di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menewaskan dua pria berinisial RW dan JHP yang tengah berboncengan sepeda motor.
Baca juga: Kronologi Tabrak Lari di Jalan Yos Sudarso yang Tewaskan Dua Orang
Saat kejadian, korban RW dan JHP diketahui melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Yos Sudarso.
"Setibanya di depan proyek Gedung Kejari tertabrak kendaraan tidak diketahui yang melaju searah di belakangnya," jelas Edy saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (16/2/2026).
Usai menabrak sepeda motor korban, pengemudi kendaraan tersebut tidak berhenti untuk memberikan pertolongan dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.
"Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara (RW) berikut penumpang (JHP) mengalami luka dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," kata Edy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




