jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam mengingatkan pemerintah menyiapkan langkah strategis memastikan keselamatan dan kelancaran pemulangan WNI yang tengah menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi.
Hal demikian dikatakan Aprozi menyikapi kabar ribuan jemaah umrah asal Indonesia yang terjebak di Arab Saudi imbas konflik Iran vs AS-Israel.
BACA JUGA: Kemenlu Minta Kemenhaj Tunda Sementara Perjalanan Umrah, Hasan Basri Agus DPR: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
"Melakukan koordinasi tentang bagaimana teknis pemulangan warga Indonesia yang ada di Arab Saudi atau yang sedang melaksanakan ibadah umrah,” kata dia saat dihubungi, Senin (2/3).
Aprozi mendorong pemerintah meningkatkan intensitas komunikasi dengan otoritas Arab Saudi serta maskapai penerbangan guna memastikan proses pemulangan jamaah tetap aman.
BACA JUGA: Pastikan Persiapan Haji Tetap Berjalan, Kemenhaj Imbau Jemaah Tunda Berangkat Umrah
“Yakin saja bahwa mereka bisa pulang dengan selamat. Namun, hanya waktu, waktu yang tepat mana yang akan digunakan terhadap kepulangan para jamaah sampai ke Tanah Air,” ujar dia.
Namun, legislator fraksi Golkar itu percaya pemerintah bersama aparat keamanan mampu memulangkan para jemaah asal Indonesia di Arab Saudi.
BACA JUGA: AS-Israel Vs Iran Memanas, Kiai Maman Minta Pemerintah Lindungi Ribuan Jemaah Umrah
"Kami meyakini bahwa pemerintah Indonesia tentu akan melakukan yang terbaik," kata dia.
Aprozi mengimbau jamaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi tetap tenang dan bersabar ketika terjadi keterlambatan kepulangan menyusul konflik Iran vs AS-Israel.
"Kami menghimbau kepada jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi, baik itu di Madinah maupun Makkah, agar kiranya dapat bersabar, seandainya ada keterlambatan kepulangan para calon jamaah disebabkan oleh eskalasi perang di Timur Tengah," lanjut legislator Dapil II Lampung itu.
Aprozi di sisi lain mengimbau masyarakat yang belum berangkat umrah untuk menunda keberangkatan, setidaknya sampai situasi di Timur Tengah kondusif.
Sebab, kata dia, jalur penerbangan menuju Arab Saudi berpotensi terdampak konflik Iran vs AS-Israel.
"Pemerintah Indonesia pasti akan mengambil langkah-langkah yang lebih bijak melalui Kementerian Haji dan Umrah, TNI, Polri, untuk mengambilkan langkah-langkah strategis, jalur mana yang tidak membahayakan untuk melakukan pemulangan jamaah ke Tanah Air,” ujar dia. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




