Siapa Saja 3 Dewan Kepemimpinan Sementara Iran Setelah Khamenei Wafat? Ini Sosoknya!

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pasca meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan gabungan Israel-Amerika Serikat, situasi politik di Iran langsung memasuki babak baru.

Pemerintah Iran dengan cepat membentuk Dewan Kepemimpinan Sementara yang terdiri dari tiga orang tokoh penting.

Dewan ini ditugaskan untuk menjalankan pemerintahan hingga pemimpin tertinggi baru ditetapkan.

Langkah ini sesuai dengan Pasal 111 Konstitusi Iran, yang menyebut bahwa jika posisi Pemimpin Tertinggi kosong karena kematian, pengunduran diri, atau ketidakmampuan permanen, maka Dewan Kepemimpinan Sementara akan mengambil alih tugas kepemimpinan tertinggi.

Dewan tersebut terdiri dari Presiden, Ketua Mahkamah Agung, dan anggota Dewan Penjaga. Ketiganya saat ini adalah Masoud Pezeshkian, Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, dan Ayatollah Alireza Arafi.

1. Ayatollah Alireza Arafi

Sosok pertama dalam dewan ini adalah Ayatollah Alireza Arafi, tokoh ulama berpengaruh yang telah menjadi anggota Dewan Penjaga (Guardian Council) sejak tahun 2019.

Dewan tersebut memiliki peran vital dalam sistem politik Iran karena bertugas memeriksa seluruh undang-undang dan kebijakan agar sejalan dengan prinsip-prinsip Islam.

Sebagai anggota Dewan Penjaga, Arafi memiliki wewenang untuk menolak rancangan undang-undang yang dianggap bertentangan dengan syariat Islam.

Selain itu, lembaga ini juga berperan dalam menyaring calon presiden dan anggota parlemen yang akan maju dalam pemilihan umum.

Arafi juga menjabat sebagai wakil ketua Majelis Pakar, lembaga yang memiliki tanggung jawab utama dalam memilih dan mengawasi Pemimpin Tertinggi Iran.

Di luar aktivitas politik, ia dikenal luas di kalangan ulama karena memimpin salat Jumat di kota Qom, pusat pendidikan keagamaan terpenting di Iran.

Sebagai pemimpin sistem seminari nasional, ia juga berperan besar dalam mencetak generasi baru ulama Syiah.

2. Masoud Pezeshkian

Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Sumber :
  • Anadolu

Tokoh berikutnya adalah Masoud Pezeshkian, Presiden Iran yang terpilih pada pemilihan umum tahun 2024.

Pria berusia 71 tahun ini dikenal sebagai politikus reformis dan juga seorang ahli bedah jantung.

Pezeshkian pernah bertugas di militer selama perang Iran dan menjabat sebagai Menteri Kesehatan di masa pemerintahan Presiden Mohammad Khatami.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BSI Perkuat Transaksi Digital Syariah di Bulan Ramadan
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jadwal Siaran Langsung BRI Super League: Persebaya Vs Persib di Indosiar
• 21 jam lalubola.com
thumb
Titik Rawan Macet di Jalur Arteri saat Mudik 2026: Puncak, Pantura, Nagreg
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
KPAI Sebut Fenomena Perang Sarung Saat Ramadhan Jadi Sinyal Darurat Krisis Ruang Bermain Anak
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Profil Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua KPAI yang Dikabarkan Meninggal Dunia, Siapa Sosoknya?
• 21 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.