Manfaatkan AI, Emak-emak di Cimahi Raup Omzet Jutaan dari Nastar

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar workshop pembuatan kue kering lebaran di Jalan Pasar Atas, Cimahi, Jawa Barat, Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka lapangan kerja baru serta memberdayakan ekonomi perempuan, khususnya ibu rumah tangga, agar mampu membangun kemandirian ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Salah satu program yang kami jalankan terus-menerus adalah Perempuan Berdaya. Kami mengajarkan keterampilan tata boga, seperti pelatihan Kue Kering Lebaran. Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu bisa memiliki keterampilan dan mandiri. Mereka bisa cari cuan sambut lebaran," ujar Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Media Indonesia, Senin, 2 Maret 2026.
 

Baca Juga :

Flexing vs Sedekah, Mana yang Lebih Berkah?

Dalam sesi pelatihan tersebut, ratusan peserta dibekali teknik membuat nastar dan matcha cookies yang memiliki nilai jual tinggi namun dengan bahan baku terjangkau. Tidak hanya soal rasa, para ibu rumah tangga ini juga diajarkan strategi pemasaran digital, termasuk cara membuat desain promosi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Generative AI).

Ketua Umum UMKM Sahabat Sandi, Dewi Trianawati, mengungkapkan bahwa efektivitas pelatihan ini langsung teruji di hari pertama. Para peserta ditantang untuk langsung membuka sistem pre-order melalui media sosial dan berhasil mencatatkan angka penjualan yang fantastis dalam waktu singkat.

"Menariknya, para peserta langsung ditantang membuka pre-order pada hari yang sama. Dari tantangan tersebut, tercatat total 29 pesanan dengan rincian 117 toples nastar dan 101 toples matcha cookies. Total pendapatan sekitar Rp14.015.000 hanya dalam satu hari," jelas Dewi.


Para ibu rumah tangga ini juga diajarkan strategi pemasaran digital, termasuk cara membuat desain promosi menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Foto: Dok. Istimewa.

Program pemberdayaan ini dipastikan akan berlanjut dengan pendampingan intensif selama satu bulan ke depan. Selain bimbingan teknis dan diskusi solusi bisnis, YIS juga memberikan bantuan modal berupa bahan baku gratis agar usaha rumahan para peserta dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

"Melalui pendampingan berkelanjutan, kami berharap para ibu rumah tangga mampu membangun usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga," ujar Dewi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada Hujan Lebat hingga Petir, Ini Prediksi Cuaca Kota Besar Senin 2 Maret 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sejumlah Jet Tempur AS Jatuh di Kuwait, Pilotnya Selamat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Soal THR PPPK Paruh Waktu, Wali Kota Bandung Belum Berani Janji
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Gubernur Kaltim Minta Maaf soal Mobil Dinas Rp 8,49 Miliar
• 14 jam laludetik.com
thumb
Sinopsis Drama China Pursuit of Jade, dari Pernikahan Kontrak Jadi Cinta Sejati
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.