Pramono Minta BUMD Atur Strategi Mitigasi Lonjakan Harga Komoditas Imbas Perang AS vs Iran

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sebab, jika konflik berkepanjangan ini bisa berpotensi menaikkan sejumlah harga komoditas.

Pramono Minta BUMD Atur Strategi Mitigasi Lonjakan Harga Komoditas Imbas Perang AS vs Iran. (Foto Danandaya/IMG)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap perang Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran tidak berlangsung lama. Sebab, jika konflik berkepanjangan ini bisa berpotensi menaikkan sejumlah harga komoditas.

"Karena pertama, supply chain-nya ini kan melalui Selat Hormuz yang di situ hampir 30 persen lebih minyak dunia itu selalu melewati selat ini, termasuk juga barang-barang yang lain," ujarnya saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Baca Juga:
15 Penerbangan RI Dibatalkan Hari Ini Imbas Konflik AS-Israel dan Iran, Cek Daftarnya

"Maka kalau kemudian ini ditutup, pasti dampaknya supply chain-nya menjadi semakin panjang, ongkos perjalanan untuk barang tersebut menjadi lebih mahal," kata dia.

Untuk mengantisipasi lonjakan sejumlah harga barang, Pramono mengintruksikan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta selalu menyusun strategi krisis. Maka dari itu, semisal ada kekurangan produk, BUMD sudah mempersiapkan jalan keluarnya.

Baca Juga:
Wamenkeu Klaim Fiskal RI Siap Hadapi Gejolak Perang Israel-AS vs Iran

"Kemudian untuk yang kedua, untuk Jakarta sendiri karena kita mempunyai infrastruktur dan kemudian BUMD yang ada, saya menyampaikan kepada jajaran BUMD untuk kita selalu berpikir tentang krisis," ujar dia.

Baca Juga:
GTSI Anggap Kondisi Selat Hormuz yang Dikepung Konflik AS-Israel Melawan Iran Sebagai Peluang

Dia mencontohkan ketika menghadapi Lebaran biasanya terjadi lonjakan harga pangan, khususnya daging sapi. Dalam hal ini, Pemprov DKI telah memikirkan langkah antisipasi dengan melakukan impor sapi sebelum bulan puasa.

"Seperti ketika kita menghadapi Lebaran kali ini, kemarin kita mendatangkan sapi dalam kuota untuk tahun ini 7.500. Sebanyak 2.000 kita datangkan di saat menghadapi Ramadan dan juga Idulfitri," tuturnya.

Langkah impor ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menstabilkan stok daging sapi, serta menekan inflasi saat Ramadan 2026.

"Ini cara kita untuk supaya harga daging tidak mengalami kenaikan, dan alhamdulillah sampai hari ini tidak mengalami kenaikan," kata Pramono.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik AS–Israel vs Iran Picu Ancaman Kenaikan Harga BBM
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Iran Minta Negara-negara D8 Kecam Serius Serangan Israel-AS
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kemarin, BYD Seal 07 EV hingga vivo X300 Ultra dengan telekonverter
• 51 menit laluantaranews.com
thumb
Promo Tiket DAMRI 3.3 untuk Mudik Lebaran 2026, Yuk Dapatkan Diskon 20 Persen!
• 14 jam laludisway.id
thumb
OJK Denda KGI Sekuritas Rp 3,4 M, Seret Dirut dan Bekukan Izin Penjaminan Emisi
• 19 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.