Pemprov Jateng gencarkan gerakan pangan murah jelang Lebaran

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Semarang, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan gerakan pangan murah (GPM) dan dokter spesialis keliling (speling) di wilayah tersebut menjelang Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan GPM di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jateng, Senin, untuk memastikan program GPM dan speling benar-benar memberikan manfaat nyata dan bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Menjelang Lebaran, kata dia, Pemprov Jateng akan semakin menggencarkan GPM untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan strategis yang rawan melonjak seiring meningkatnya permintaan.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, baik bantuan modal usaha sampai bantuan cadangan pangan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jateng Sri Broto Rini menyebutkan selama Februari-Maret 2026, pihaknya menggelar 308 kali GPM, termasuk di Grobogan.

Melalui GPM tersebut, Pemprov Jateng memberikan fasilitasi distribusi berupa bantuan transportasi, kemasan, dan bongkar muat.

Oleh karena itu, kata dia, harga yang dijual di GPM merupakan harga produsen yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Adapun komoditas yang dijual dalam GPM di Kabupaten Grobogan tersebut, meliputi beras SPHP 2 ton senilai Rp22,4 juta, beras premium 2 ton senilai Rp25 juta, telur 500 kg senilai Rp13,5 juta, dan minyak goreng 1.000 liter senilai Rp15,7 juta.

Kemudian, bawang merah 100 kg senilai Rp3,5 juta, bawang putih 100 kg senilai Rp3,4 juta, cabai 100 kg senilai Rp6,5 juta, gula pasir 1 ton senilai Rp16 juta, dan komoditas lainnya dengan nilai Rp5 juta.

Ia menyebutkan total subsidi harga pangan yang tersalurkan melalui GPM di Kabupaten Grobogan mencapai Rp111 juta.

"Pembelian bebas sesuai yang dibutuhkan masyarakat, namun tidak perlu beli yang macam-macam, cukup yang diperlukan," katanya.

Sementara itu, terkait dengan speling dan cek kesehatan gratis (CKG), data dari Dinas Kesehatan Jateng menunjukkan adanya peningkatan.

Per 28 Februari 2026, sudah terlaksana 957 kali speling di 414 kecamatan di 35 kabupaten/kota dengan total sasaran 93.599 Jiwa.

Capaian CKG per 28 Februari 2026 di Jateng sebanyak 2.523.102 jiwa yang hadir atau 95,77 persen dari 2.634.599 total pendaftar.

Baca juga: Pemprov Jateng gelar 2.436 GPM sepanjang 2025

Baca juga: BI dan Pemkot Semarang gelar Gerakan Pangan Murah di 1.530 titik

Baca juga: Pemprov Jateng salurkan 7 ton beras pada program GPM di Solo


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan Kejagung Ajukan Banding atas Putusan Anak Riza Chalid
• 36 menit laluokezone.com
thumb
Komisi III Minta Polres Sukabumi Usut Dugaan Pembunuhan Berencana di Kasus Nizam
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Mudik dan Balik 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang, Ini Tanggal-tanggalnya
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Try Sutrisno Dimakamkan Dekat Ani Yudhoyono dan BJ Habibie di TMP Kalibata
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Disemayamkan di TMP Kalibata, Negara Siapkan Prosesi Pemakaman Kenegaraan untuk Try Sutrisno
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.