BI Jaga Rupiah Saat Perang - Utang As Tembus Rp 648 Kuadriliun

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) merespons eskalasi konflik di timur tengah dan pengaruhnya di pasar keuangan global. BI menyatakan akan terus memantau perkembangan pasar dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Sementara itu, Utang Nasional Amerika Serikat (AS) terus membengkak. Berdasarkan data yang Dirilis U.S. Congress Joint Economic Committee, posisi utang negeri paman sam naik menjadi US$ 38,56 triliun atau sekitar Rp 648,47 Kuadriliun (Asumsi kurs Rp 16.817) per 4 Februari 2026.

Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Senin, 02/03/2026) berikut ini.

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menyorot Niat Prabowo Jadi Mediator Usai AS-Israel Serang Iran...
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Datangi Polda Metro Jaya, Insanul Fahmi Menandatangani SP3 Laporan Inara Rusli
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Tegaskan Sikap Keras terhadap AS, Iran: Tak Ada Negosiasi
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Prediksi Mengejutkan dari Arab Saudi: Timnas Indonesia Disebut Pasti Tembus Piala Dunia 2034!
• 45 menit lalutvonenews.com
thumb
Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Wafat, Istana Berduka
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.