Erdogan Kecam AS-Israel Serang Iran: Langgar Hukum Internasional

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Erdogan menegaskan serangan itu merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

"Serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional," kata Erdogan saat acara buka puasa Ramadan di Ankara dikutip Reuters, Selasa (3/3).

Erdogan menegaskan Turki ikut merasakan penderitaan rakyat Iran di tengah eskalasi konflik yang terus meluas di kawasan Timur Tengah. Ia menyatakan Ankara akan meningkatkan diplomasi di berbagai tingkatan untuk mendorong gencatan senjata.

"Kelanjutan konflik hanya akan membawa risiko serius bagi kawasan dan dunia. Ini (jika terus terjadi) tidak dapat ditangani oleh siapa pun," kata Erdogan.

Sebelumnya Bulan Sabit Merah Iran memperbarui data korban akibat serangan Israel-Amerika Serikat (AS), per Senin (2/3), ratusan orang tewas akibat serangan tersebut.

"Kami melaporkan ada 131 kota di penjuru Iran diserang Zionis-AS sejak Sabtu (28/2). Ada 555 kompatriot kami tewas," kata kelompok humaniter Iran itu, dilansir AFP.

Dari jumlah tersebut, termasuk pula puluhan siswi SD yang tewas di Minab Iran Selatan. Dilaporkan sekitar 160 orang tewas tertimbun reruntuhan.

Situasi di Timur Tengah saat ini pun masih panas. Masih belum ada indikasi bahwa Israel-AS akan mengendurkan jumlah serangan.

Sementara Iran juga terus membalas serangan tersebut dengan menyasar Negara Teluk, yang terdapat Pangkalan militer AS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran Soal Presiden Prabowo Siap Jadi Mediator dengan AS: Kami Sambut Baik..
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Erdogan Kecam AS-Israel Serang Iran: Langgar Hukum Internasional
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Drone Iran Hantam Pangkalan Militer Inggris di Siprus
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
TVRI Gorontalo Siap Sukseskan Gerakan Pangan Murah
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.