JAKARTA, KOMPAS.TV - Atlet Timur Tengah dilaporkan tertahan di Indonesia akibat konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran di kawasan tersebut.
Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) melaporkan atlet dan ofisial hingga pengurus federasi dari negara-negara Timur Tengah tertahan di Indonesia.
Mereka tertahan setelah mengikuti Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 di Jakarta.
Baca Juga: Janice Tjen Gagal ke Final Merida Open 2026, Terhenti di Semifinal Ganda
Mereka tertahan setelah sejumlah penerbangan ke negara-negara Timur Tengah dihentikan karena konflik AS-Israel dengan Iran.
“Jadwal kepulangan mereka itu hari Minggu (1/23/2026), tetapi, mereka yang sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta, tidak bisa pulang karena tidak ada penerbangan akibat dampak perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel,” kata Sekjen PB IKASI Firtian Judiswandarta, Senin (2/3/2026), dikutip dari ANTARA.
Para peserta kejuaraan yag masih tertahan adalah 23 atlet asal Arab Saudi, lima atlet dan ofisial Qatar, serta dua pejabat federasi anggar dari Irak dan Uzbekistan.
Kejuaraan Anggar Kadet dan dan Junior Asia 2026 digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan pada 20 hingga 27 Februari 2028.
Mereka kemudian memanfaatkan waktu untuk berlibur dan istirahat selama beberapa hari setelah kejuaraan berakhir.
Namun, saat sudah waktunya untuk kepulangan, mereka tidak bisa melakukannya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : ANTARA
- timur tengah
- atlet timur tengah
- indonesia
- tertahan di indonesia
- as-israel
- iran





