JPO Sarinah yang baru selesai direvitalisasi telah diresmikan. Trotoar sekitar JPO akan diperlebar.
Pantauan detikcom di lokasi, Senin (2/3/2026) trotoar yang berseberangan Halte Thamrin tampak sempit di sekitar ada lift JPO Sarinah. Pejalan kaki bahkan ada yang turun ke jalan untuk melewati bawah JPO.
"Ini tahap satu, tahap duanya nanti ultimate-nya setelah reinstatement pedestrian yang akan dilakukan MRT itu kira-kira di bulan Mei," kata Dirut PT Transjakarta Welfizon Yuda, kepada wartawan seusai JPO Sarinah diresmikan, Senin (2/3/2026).
"Jadi di bulan Mei nanti akan ada pelebaran trotoar lebih kurang 2,6 (meter) sehingga nanti akses pedestriannya akan menjadi punya space yang lebih lega," imbuh dia.
Welfizon juga mengatakan anggaran revitalisasi JPO Sarinah berasal dari PT Transjakarta. Pembangunannya sepaket dengan halte.
"Ya, jadi anggarannya ini menggunakan anggaran korporasi dari TJ ya, yang kami gunakan untuk pembangunan ini. Dan buat teman-teman ketahui sebenarnya pembangunan JPO ini menjadi satu kesatuan dengan revitalisasi halte," jelasnya.
Welfizon menerangkan revitalisasi JPO memang sempat tertunda. Dia mengatakan agenda-agenda nasional membuat pembangunannya ngaret.
"Ini tertunda karena ada beberapa agenda nasional sehingga pembangunannya baru kita lakukan belakangan. Liftnya ini sudah masuk ke dalam paket revitalisasi halte sebelumnya, jadi ini kita sebenarnya tinggal melakukan pemasangan saja," ucapnya.
Simak juga Video 'Marak Kasus Pencurian Besi JPO, Pramono Bilang Begini':
(tsy/idn)





