REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA, – Persebaya Surabaya berhasil menahan imbang juara bertahan Persib Bandung dengan skor 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion GBT, Surabaya, Senin malam. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memuji mental juang para pemainnya yang mampu mengejar ketertinggalan gol.
"Kami sebenarnya ingin menang, tapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri," kata Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.
Tavares menilai bahwa pertandingan berlangsung terbuka dengan kedua tim menciptakan banyak peluang. Pergantian pemain dilakukan setelah Milos Raickovic melakukan pelanggaran berbahaya, dan Tavares memutuskan memasukkan Gustavo Fernandes serta mendorong Risto Mitrevski lebih ke depan untuk mengantisipasi pemain bertubuh tinggi dari Persib.
Keputusan tersebut didasarkan pada analisis pertandingan sebelumnya, di mana Persib sering mencetak gol melalui umpan silang yang memanfaatkan keunggulan postur penyerang. Tavares juga menjelaskan penempatan Toni Firmansyah sebagai sayap kanan meskipun posisi aslinya adalah gelandang, karena agresivitas dan kecepatan Toni yang dibutuhkan di sektor tersebut.
Toni yang berkontribusi dengan satu assist dari posisinya yang baru, mengatakan, "Tentu saja ini bukan hasil yang kita inginkan, dan di pertandingan berikutnya saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin." Ia juga menegaskan kesiapan untuk ditempatkan di posisi mana pun demi kepentingan tim.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Tavares mengapresiasi dukungan suporter Bonek dan Bonita yang memberikan energi tambahan bagi tim, terutama ketika harus tampil dengan sejumlah pemain yang tidak berada di posisi aslinya akibat badai cedera. "Saya tidak bisa komplain sedikit pun terhadap apa yang terjadi para pemain," tambah Tavares.