REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Maskapai penerbangan Arab Saudi, Saudia Airlines, Senin (2/3/2026), mengonfirmasi bahwa penerbangan ke dan dari Amman, Kuwait, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Bahrain, Moskow, dan Peshawar masih dibatalkan. Ini akibat perkembangan situasi regional yang sedang berlangsung, khususnya terkait perang AS-Israel melawan Iran.
Dikutip dari Saudi Gazette , dalam pernyataan yang dirilis pada 2 Maret, maskapai tersebut menyatakan bahwa pembatalan telah diperpanjang hingga 4 Maret pukul 23:59 GMT.
Baca Juga
Kemenkum Sulut dan Unsrat Jalin Kerja Sama Pelayanan Hukum
Getafe Patahkan Dominasi Real Madrid di Bernabeu, Los Blancos Tertinggal Empat Poin dari Barcelona
Kenang Tragedi Longsor Sampah 21 Tahun Silam, Pemkot Cimahi Bangun Monumen di Eks TPA Leuwigajah
Saudia mengatakan bahwa para penumpang yang terdampak sedang diberi pemberitahuan secara langsung. Para penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum menuju bandara.
Maskapai itu menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak tetap menjadi prioritas tertinggi. Selanjutnya, pembaruan lebih lanjut akan diberikan jika diperlukan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Jamaah umrah Indonesia
Saudi merupakan salah satu maskapai yang rutin mengangkut dan mengantar jamaah umrah Indonesia. Meski demikian, di tengah konflik ini, proses pemulangan jamaah umrah Indonesia tidak terlalu terdampak.