Bank Banten (BEKS) Raup Laba Bersih Rp52,52 Miliar sepanjang 2025

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) atau Bank Banten membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp52,52 miliar sepanjang 2025.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, laba bersih perusahaan meningkat 33,54% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp39,33 miliar.

Perolehan laba sepanjang 2025 didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 4,93% YoY menjadi Rp198,69 miliar. Pada 2024, Bank Banten membukukan pendapatan bunga bersih senilai Rp189,36 miliar.

Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. - TradingView

Adapun, pendapatan provisi/fee dan administrasi mencapai Rp76,30 miliar. Capaian itu meningkat 95,94% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp38,94 miliar.

Beban operasional lainnya membengkak. Bank Banten mencatat beban operasional menanjak sebesar 49,30% YoY menjadi Rp139,16 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp93,20 miliar.

Sementara itu, impairment Bank Banten sebesar Rp165,60 miliar, menyusut 51,01% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp338,04 miliar.

Baca Juga

  • Bank Banten (BEKS) Umumkan Susunan Baru Direksi dan Komisaris
  • KUB Bank Banten (BEKS) dengan Bank Jatim (BJTM) Telah Berlaku per 15 Desember 2025
  • RUPS Bank Banten (BEKS) Sepakati Bank Jatim (BJTM) jadi Pemegang Saham Pengendali

Lebih lanjut, laba operasional tercatat sebesar Rp59,52 miliar menyusut 38,09% YoY dari 2024 yang sebesar Rp96,15 miliar. Pada saat yang sama, Bank Banten membukukan rugi nonoperasional senilai Rp3,05 miliar hingga akhir 2025.

Dari sisi fungsi intermediasi, penyaluran kredit Bank Banten mencapai Rp5,06 triliun hingga akhir 2025. Realisasi itu meningkat 31,63% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,85 triliun.

Pada saat yang sama, dana pihak ketiga (DPK) Bank Banten tumbuh 32,22% YoY dari Rp4,85 triliun pada 2024 menjadi Rp6,42 triliun pada akhir 2025.

Pertumbuhan DPK BEKS sepanjang 2025 itu didorong oleh simpanan deposito yang tumbuh melesat 41,38% YoY dari Rp3,47 triliun pada 2024 menjadi Rp4,91 triliun.

Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Bank Banten turun dari 42,99% pada 2024 menjadi 36,73% pada 2025.

Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat sebesar 4,67% hingga akhir 2025 dari tahun sebelumnya 7,53%. NPL net turun dari 1,98% menjadi 1,89% pada 2025.

Pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) terpantau turun dari 3,51% menjadi 2,99% hingga akhir 2025, sedangkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) naik menjadi 93,28% dari tahun sebelumnya sebesar 90,46%.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP Kalibata
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Tak Perlu Tunggu Mapan, Begini Cara Anak Bisa Muda Punya Rumah lewat Genggaman
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Situasi Timteng Memanas, Kemlu Buka Hotline untuk WNI di Wilayah Terdampak
• 44 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Ada Apa?
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Update Eskalasi Perang AS-Israel vs Iran, Akankah Ada Negara Lain yang Terlibat? Ini Analisisnya
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.