Amerika Serikat (AS) memimpin pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB membahas isu anak-anak di wilayah konflik. Iran mengecam AS dalam forum itu setelah serangan AS dan Israel terhadap sekolah di negaranya yang menewaskan puluhan anak.
Dilansir Aljazeera, Selasa (3/3/2026), Ibu Negara AS Melania Trump memimpin pertemuan DK PBB yang dihelat di tengah berkecamuknya perang AS-Israel melawan Iran. Melania mendesak agar nasib anak-anak yang terjebak dalam konflik ditangani.
Tak lama sebelum sesi PBB dimulai, duta besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengatakan bahwa sangat memalukan dan munafik bagi AS untuk mengadakan pertemuan tentang melindungi anak-anak selama perang, sementara mereka melancarkan serangan ke kota-kota Iran yang padat penduduk.
"Bagi Amerika Serikat, 'melindungi anak-anak' dan 'menjaga perdamaian dan keamanan internasional' jelas berarti sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang tercantum dalam Piagam PBB," kata Iravani kepada wartawan.
Sebelumnya, media pemerintah Iran mengatakan serangan udara yang menghantam sekolah perempuan di Iran selatan, menewaskan sedikitnya 165 orang dan melukai puluhan lainnya pada hari Sabtu lalu.
Militer Israel mengatakan tidak mengetahui adanya serangan di daerah tersebut. Militer AS mengatakan sedang menyelidiki laporan tersebut.
(fca/fca)





