Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Perang Dunia III? Pakar Bilang Begini

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Konflik di Timur Tengah semakin memanas yang diawali dengan serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. Namun, apakah konflik ini bisa memicu Perang Dunia ketiga?

Pakar hubungan internasional, Teuku Rezasyah, menilai konflik tersebut bisa memicu Perang Dunia ketiga. Salah satu alasannya adalah aktor yang terlibat merupakan aktor utama yakni AS dan Israel.

"Secara teori, PD III dapat terwujud dengan tiba-tiba. Kesatu, semakin banyak aktor yang terlibat, langsung maupun tidak langsung dalam perang kali ini," kata Rezasyah kepada wartawan, Rabu (3/3/2026).

Baca juga: Israel Klaim Tewaskan Kepala Intelijen Hizbullah dalam Serangan di Lebanon

"Aktor utama sudah jelas, yakni Amerika Serikat dan Israel, yang menyerang Iran tanpa menghormati hukum internasional," tambahnya.

Lalu, Rezasyah menyebut aktor pendamping mereka adalah kumpulan negara di Timur Tengah, yang memiliki perjanjian keamanan dengan AS maupun Israel. Aktor susulan adalah negara-negara di luar kawasan, namun memiliki aturan untuk saling mendukung dengan AS, dalam hal terjadinya ancaman atas AS, yang dapat mereka tafsirkan sebagai ancaman bersama.

"Ke dalam aktor susulan ini adalah mereka yang terhimpun dalam NATO, AUKUS, ANZUS, dan tidak terkecuali tetangga-tetangga RI di ASEAN yang memiliki basis AS disana," katanya.

"Potensi akan membesar dari hari ke hari, terlebih lagi dengan terbakarnya banyak ladang minyak di Timur Tengah, dan semakin kuatnya Iran mengendendalikan Selat Hormuz yang merupakan jalur utama energi dunia," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkap bahwa pemantik paling besar terjadinya Perang Dunia ke-3 yakni meledaknya instalasi rahasia.

"PD III ini dapat semakin cepat terwujud, seandainya terjadi ledakan tidak sengaja di salah satu instalasi rahasia, yang dapat memicu serangan balik secara total," ujarnya.

AS dan Israel memulai operasi skala besar pada Sabtu (28/2). Mereka menargetkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), lokasi peluncuran rudal balistik dan drone, lapangan terbang militer, dan sistem pertahanan udara Iran.

Baca juga: Putra Shah Terakhir Iran Muncul, Dubes Iran: Masyarakat Tak Menganggapnya Ada

Serangan AS dan Israel menewaskan sejumlah petinggi Iran. Salah satunya ialah pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Rentetan ledakan juga mengguncang sejumlah negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Mulai dari Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, hingga Kuwait semuanya melaporkan rentetan ledakan setelah AS bersama Israel menyerang Iran.




(azh/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Siap Bicara dengan Iran, Tegaskan Diplomasi Nuklir Masih Terbuka
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sejumlah Jet Tempur AS Jatuh di Kuwait, Pilotnya Selamat
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Try Sutrisno Wafat, Khofifah Ajak Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Buktikan Karier dan Pendidikan Bisa Beriringan, Simak Cerita Seru dari Syadza Khalila Tsuraya
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
5 Ciri Kepribadian Orang yang Paling Mudah Tidur
• 14 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.