OTT KPK di Pekalongan: Bupati Fadia Arafiq Tak Sendiri, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pekalongan, tvOnenews.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, menyeret nama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Namun dalam operasi senyap tersebut, Fadia dipastikan tidak diamankan seorang diri.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa tim penyelidik mengamankan sejumlah pihak dalam OTT KPK di Pekalongan tersebut.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Pernyataan itu memperjelas bahwa OTT KPK Pekalongan bukan hanya menyasar kepala daerah, tetapi juga melibatkan pihak lain yang hingga kini belum diungkap identitasnya.

Langsung Dibawa ke Jakarta

Usai diamankan dalam OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama sejumlah pihak lainnya langsung dibawa ke Jakarta. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi.

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta menjadi lokasi pemeriksaan lanjutan terhadap para pihak yang terjaring OTT KPK Pekalongan. Hingga saat ini, mereka masih berstatus sebagai terperiksa.

KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Dalam kurun waktu itu, penyidik akan melakukan pendalaman, termasuk klarifikasi dan pemeriksaan awal.

Identitas Pihak Lain Masih Dirahasiakan

Meski menegaskan bahwa Bupati Pekalongan tidak sendiri dalam OTT KPK, pihak KPK belum merinci siapa saja pihak lain yang ikut diamankan.

Belum diketahui apakah pihak-pihak tersebut berasal dari jajaran pemerintah daerah, pihak swasta, atau unsur lainnya yang diduga terkait perkara yang sedang diusut.

KPK juga belum membeberkan jenis kasus yang menjadi dasar pelaksanaan OTT KPK di Pekalongan. Detail mengenai dugaan tindak pidana korupsi, nilai transaksi, maupun barang bukti yang disita masih dirahasiakan.

Langkah tersebut lazim dilakukan dalam tahap awal OTT, guna menjaga integritas proses hukum sebelum penetapan tersangka diumumkan.

OTT Dilakukan dalam Penyelidikan Tertutup

KPK menyebut operasi ini sebagai bagian dari penyelidikan tertutup. Artinya, proses pengumpulan informasi dan bukti telah dilakukan sebelumnya sebelum tim bergerak melakukan penindakan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Militer
• 23 jam lalugrid.id
thumb
RI Ekspor Telur dan Olahan Unggas ke Jepang-Singapura, Nilainya Rp 18 M
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Serangan Rudal Hantam Teheran, Fasilitas Medis Rusak di Tengah Konflik Iran Vs AS-Israel
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
OJK Singgung Soal Penutupan Selat Hormuz, Ini Dampaknya!
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
THR ASN Sudah Mulai Cair, Total Anggarannya Naik 10 Persen
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.