Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara (Jakut) memperbaiki ratusan jalan berlubang di wilayah Kecamatan Penjaringan sepanjang Februari 2026.
“Dari enam kecamatan, wilayah Penjaringan mencatat jumlah perbaikan tertinggi pada Februari, yakni sebanyak 287 titik lubang atau setara 4.769,75 meter persegi,” kata Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Utara Budi Cahyo Wardoyo di Jakarta, Selasa.
Sepanjang Februari 2026, Sudin Bina Marga Jakarta Utara secara total telah menambal 1.752 titik jalan berlubang dengan luas penanganan mencapai 18.154,31 meter persegi.
Menurut dia, volume pekerjaan perbaikan jalan meningkat signifikan pada Februari 2026 dibandingkan Januari dengan jumlah penambalan sebanyak 1.013 titik lubang.
Budi pun berharap perbaikan tersebut dapat mengurangi hambatan transportasi di Jakarta Utara, terutama pada jalur logistik dan kawasan permukiman padat penduduk.
Dia mengatakan petugas Sudin Bina Marga terus bekerja secara bergantian, baik berdasarkan pemantauan rutin maupun aduan warga melalui aplikasi JAKI.
“Kami memastikan seluruh perbaikan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan," tegas Budi.
Sebelumnya, Sudin Bina Marga Jakarta Utara menilai kehadiran angkutan logistik dengan tonase berat serta intensitas hujan yang tinggi pada awal tahun menjadi penyebab banyaknya jalan berlubang di Jakarta Utara.
“Munculnya jalan berlubang di Jakarta Utara akibat tingginya intensitas hujan pada awal tahun serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat,” kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Darwin Ali, Selasa.
Baca juga: Angkutan logistik dan hujan sebabkan jalan berlubang di Jakarta Utara
Baca juga: Jakut perbaiki kerusakan jalan akibat pembangunan drainase
Baca juga: Bina Marga Jakut perbaiki 1.624 titik jalan rusak sepanjang Januari
“Dari enam kecamatan, wilayah Penjaringan mencatat jumlah perbaikan tertinggi pada Februari, yakni sebanyak 287 titik lubang atau setara 4.769,75 meter persegi,” kata Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Utara Budi Cahyo Wardoyo di Jakarta, Selasa.
Sepanjang Februari 2026, Sudin Bina Marga Jakarta Utara secara total telah menambal 1.752 titik jalan berlubang dengan luas penanganan mencapai 18.154,31 meter persegi.
Menurut dia, volume pekerjaan perbaikan jalan meningkat signifikan pada Februari 2026 dibandingkan Januari dengan jumlah penambalan sebanyak 1.013 titik lubang.
Budi pun berharap perbaikan tersebut dapat mengurangi hambatan transportasi di Jakarta Utara, terutama pada jalur logistik dan kawasan permukiman padat penduduk.
Dia mengatakan petugas Sudin Bina Marga terus bekerja secara bergantian, baik berdasarkan pemantauan rutin maupun aduan warga melalui aplikasi JAKI.
“Kami memastikan seluruh perbaikan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan," tegas Budi.
Sebelumnya, Sudin Bina Marga Jakarta Utara menilai kehadiran angkutan logistik dengan tonase berat serta intensitas hujan yang tinggi pada awal tahun menjadi penyebab banyaknya jalan berlubang di Jakarta Utara.
“Munculnya jalan berlubang di Jakarta Utara akibat tingginya intensitas hujan pada awal tahun serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat,” kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Darwin Ali, Selasa.
Baca juga: Angkutan logistik dan hujan sebabkan jalan berlubang di Jakarta Utara
Baca juga: Jakut perbaiki kerusakan jalan akibat pembangunan drainase
Baca juga: Bina Marga Jakut perbaiki 1.624 titik jalan rusak sepanjang Januari





