Iran meluncurkan serangan yang menargetkan pangkalan udara milik Amerika Serikat (AS) di Bahrain.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Selasa (3/3) dan disebarluaskan oleh kantor berita Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA).
IRGC atau Garda Revoluasi Iran adalah kekuatan paling dominan di Iran yang memiliki peran luas.
“IRGC mengumumkan bahwa pasukan angkatan lautnya melakukan serangan drone dan rudal skala besar pada subuh hari ke pangkalan udara AS di wilayah Sheikh Isa, Bahrain,” demikian unggahan IRNA di Telegram, dikutip dari AFP.
Mereka menambahkan, sebanyak 20 drone dan tiga rudal diluncurkan dalam serangan ke Bahrain.
IRGC mengeklaim markas komando utama di pangkalan udara tersebut hancur lebur. Namun, IRGC tidak menyampaikan bukti atas klaim tersebut.
Serangan Iran merupakan balasan atas serangan gabungan Israel-AS ke negaranya yang diluncurkan pada akhir pekan lalu. Tindakan AS-Israel itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan memicu eskalasi di Teluk.





