Airlangga: THR Tidak Boleh Dicicil! Paling Lambat Harus Dibayar H-7 Lebaran

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pekerja sektor swasta wajib dibayarkan penuh dan tidak boleh dicicil, dan harus diberikan paling lambat H-7 Lebaran.

Dia menambahkan, dengan besaran satu kali gaji atau satu bulan upah, THR harus diberikan kepada pekerja dengan masa kerja minimal satu tahun.

Baca Juga :
Rekayasa Lalin Mudik Lebaran Dimulai H-8, Truk Berat Dilarang Melintas Mulai 13 Maret
Airlangga: THR-BHR Buat 850.000 Mitra Ojol Cair Paling Lambat H-7 Lebaran

"THR diberikan kepada pekerja dengan masa kerja minimal satu tahun dan jumlahnya adalah satu bulan upah," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Sementara untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, THR diberikan secara proporsional.

"Sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, maka akan diberikan secara proporsional,” ujarnya.

Data BPJS Ketenagakerjaan mencatat bahwa jumlah penerima upah yakni sebanyak 26,5 juta pekerja. Sehingga, total THR yang akan dibayarkan sektor swasta diperkirakan mencapai Rp 124 triliun. 

Airlangga berharap, penyaluran THR sektor swasta dapat mendorong konsumsi nasional secara signifikan.

"Ini diharapkan bisa mendorong konsumsi nasional secara signifikan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan, pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) mengenai pelaksanaan pembayaran THR tahun 2026. Dia mengimbau, para perusahaan untuk bisa segera membayarkan THR bagi para karyawannya. 

"Kami meminta THR dibayarkan paling lambat (H-7 Lebaran), perusahaan diimbau lebih cepat (menyalurkan THR)," ujarnya.

Baca Juga :
Isu Program MBG Dihentikan Usai Lebaran 2026, Kepala BGN Bilang Begini
Airlangga sebut Ekskalasi Perang di Iran Bakal Dongkrak Harga BBM di RI
Airlangga sebut Perang Iran Bakal Ganggu Suplai Minyak RI, Begini Langkah Mitigasinya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ibas Ajak Organisasi Kepemudaan Bersatu, Kreatif dan Aktif Bangun Bangsa
• 23 jam laludetik.com
thumb
Anti Ribet Jelang Lebaran, Ini Daftar ATM Mandiri dan BNI yang Sediakan Pecahan Rp10.000 & Rp20.000 di Jakarta
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketika Efek Balon Menguji Integritas Penegakan Hukum
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
RI Bersama AS dan Jepang Sepakat Kembangkan Pembangkit Nuklir Mini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tawuran di Kudus Dipicu Kalah Perang Air, 21 Remaja Diamankan
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.