Apa Itu IHSG? Ini Penjelasan Lengkap yang Jarang Dipahami Investor Pemula-Edukasi Ekonomi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Setiap hari masyarakat mendengar istilah IHSG dalam pemberitaan ekonomi. Namun, tidak semua benar-benar memahami apa itu IHSG dan mengapa indeks ini begitu penting bagi pasar keuangan Indonesia. Apa Itu IHSG? IHSG merupakan singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Indeks ini mencerminkan pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Secara sederhana, IHSG dapat dianalogikan sebagai “rapor besar” pasar saham Indonesia. Ketika mayoritas harga saham mengalami kenaikan, IHSG akan menguat. Sebaliknya, jika sebagian besar saham melemah, IHSG pun ikut turun. Karena itu, IHSG sering digunakan sebagai indikator utama untuk melihat apakah kondisi pasar saham sedang dalam tren positif atau tertekan.
 

Baca Juga :

Tips Mengatur Keuangan saat Harga Kebutuhan Pokok Melonjak-Edukasi Ekonomi
  Bagaimana Cara Kerja IHSG? IHSG dihitung berdasarkan metode kapitalisasi pasar (market capitalization weighted). Artinya, saham dengan nilai kapitalisasi pasar yang lebih besar memiliki pengaruh lebih signifikan terhadap pergerakan indeks.

Dengan sistem tersebut:
  • Mayoritas saham menguat = IHSG naik
  • Mayoritas saham melemah =  IHSG turun
Namun perlu dipahami, pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar dapat memberikan dampak lebih besar dibanding saham berkapitalisasi kecil. Sejarah Singkat IHSG IHSG pertama kali diperkenalkan pada 1 April 1983 dengan nilai dasar 100 poin. Pada saat itu, pasar saham Indonesia masih dikelola oleh Bursa Efek Jakarta.

Pada 2007, Bursa Efek Jakarta resmi bergabung dengan Bursa Efek Surabaya dan membentuk Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikenal hingga saat ini. Sejak saat itu, IHSG menjadi indeks utama yang mencerminkan kinerja pasar saham nasional. Fungsi IHSG bagi Investor IHSG memiliki sejumlah fungsi penting, antara lain: 1. Mengukur sentimen pasar IHSG mencerminkan kondisi psikologis investor, apakah pasar sedang optimistis atau cenderung berhati-hati. 2. Menjadi acuan produk investasi Banyak produk investasi seperti reksa dana indeks dan ETF menggunakan IHSG sebagai acuan pergerakan. 3. Benchmark kinerja investasi Investor dapat membandingkan performa portofolio mereka dengan IHSG untuk menilai apakah hasil investasinya mampu mengungguli pasar. 4. Mengukur risiko dan potensi imbal hasil Pergerakan IHSG sering menjadi indikator awal terhadap dinamika ekonomi domestik maupun pengaruh sentimen global.
 

Baca Juga :

Mengenal Peran Bank Sentral sebagai Penjaga Stabilitas Ekonomi Nasional-Edukasi Ekonomi


IHSG merupakan indikator utama yang menggambarkan performa pasar saham Indonesia. Ketika IHSG menguat, pasar umumnya berada dalam kondisi optimistis. Sebaliknya, pelemahan IHSG bisa mencerminkan adanya tekanan ekonomi atau sentimen negatif dari dalam maupun luar negeri.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rudal Irak Hantam Dubai, Rio Ferdinand dan Keluarga Mengungsi di Bunker
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Iran Bentuk Dewan Sementara Usai Ali Khamenei Meninggal
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Podium MI: Tercekik Selat Hormuz
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rupiah Ditutup Turun 4 Poin ke Level Rp16.872
• 37 menit lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Peringatkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Pengadaan Mobil Dinas Harus Sesuai Kebutuhan
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.