Jakarta (ANTARA) - Endeavor Indonesia mengumumkan Co-founder, Group Chairman, dan CEO Advance Intelligence Group, Jefferson Chen sebagai Endeavor Entrepreneur ke-111 dari Indonesia melalui International Selection Panel (ISP) yang diselenggarakan di Singapura.
“Kami sangat bangga menyambut Advance Intelligence Group sebagai bagian dari komunitas Endeavor,” kata Managing Director Endeavor Indonesia Monika Rudijono dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.
Pengakuan itu menempatkan Jefferson dalam jaringan global High-Impact Entrepreneurs yang dinilai mampu mendorong transformasi ekonomi di pasar berkembang.
“Di tengah berkembangnya teknologi AI (kecerdasan buatan) secara global, kami percaya Jefferson tidak hanya akan mendapatkan akses mentorship dari jaringan Endeavor di seluruh dunia, tetapi juga dapat menjadi peer bagi para founder lainnya dalam mendukung perjalanan startup mereka hingga mampu melakukan scale-up bisnis dengan lebih cepat,” ujar Monika.
Sebagai bagian dari jaringan Endeavor, menurut dia, Jefferson akan mendapatkan akses mentorship kelas dunia dari para founder, operator, dan investor global.
Lebih lanjut Monika mengatakan bahwa Jefferson juga diharapkan dapat berperan sebagai peer mentor bagi entrepreneur lain, khususnya dalam membangun perusahaan teknologi berbasis AI dari Asia Tenggara yang mampu bersaing secara global.
Advance Intelligence Group yang didirikan pada 2016 kini beroperasi di lebih dari 80 pasar global melalui dua lini bisnis utamanya, antara lain ADVANCE.AI (B2B) dan Atome Financial (B2C).
Secara kolektif, perusahaan melayani lebih dari 58 juta pengguna serta mendukung lebih dari 1.000 klien korporasi di berbagai sektor, termasuk perbankan, fintech, dan e-commerce.
Sementara itu, Atome Financial memanfaatkan infrastruktur data dan manajemen risiko yang sama untuk menyediakan berbagai layanan kredit konsumen seperti Buy Now Pay Later (BNPL), kartu kredit digital, pinjaman pribadi, hingga produk tabungan.
“Melalui Advance Intelligence Group, kami membangun infrastruktur berbasis AI yang memungkinkan institusi keuangan memperluas akses kredit secara aman dan inklusif,” kata Jefferson.
“Bergabung dengan jaringan Endeavor menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi global dan mempercepat inovasi dari Asia Tenggara ke pasar internasional,” katanya menambahkan.
“Kami sangat bangga menyambut Advance Intelligence Group sebagai bagian dari komunitas Endeavor,” kata Managing Director Endeavor Indonesia Monika Rudijono dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.
Pengakuan itu menempatkan Jefferson dalam jaringan global High-Impact Entrepreneurs yang dinilai mampu mendorong transformasi ekonomi di pasar berkembang.
“Di tengah berkembangnya teknologi AI (kecerdasan buatan) secara global, kami percaya Jefferson tidak hanya akan mendapatkan akses mentorship dari jaringan Endeavor di seluruh dunia, tetapi juga dapat menjadi peer bagi para founder lainnya dalam mendukung perjalanan startup mereka hingga mampu melakukan scale-up bisnis dengan lebih cepat,” ujar Monika.
Sebagai bagian dari jaringan Endeavor, menurut dia, Jefferson akan mendapatkan akses mentorship kelas dunia dari para founder, operator, dan investor global.
Lebih lanjut Monika mengatakan bahwa Jefferson juga diharapkan dapat berperan sebagai peer mentor bagi entrepreneur lain, khususnya dalam membangun perusahaan teknologi berbasis AI dari Asia Tenggara yang mampu bersaing secara global.
Advance Intelligence Group yang didirikan pada 2016 kini beroperasi di lebih dari 80 pasar global melalui dua lini bisnis utamanya, antara lain ADVANCE.AI (B2B) dan Atome Financial (B2C).
Secara kolektif, perusahaan melayani lebih dari 58 juta pengguna serta mendukung lebih dari 1.000 klien korporasi di berbagai sektor, termasuk perbankan, fintech, dan e-commerce.
Sementara itu, Atome Financial memanfaatkan infrastruktur data dan manajemen risiko yang sama untuk menyediakan berbagai layanan kredit konsumen seperti Buy Now Pay Later (BNPL), kartu kredit digital, pinjaman pribadi, hingga produk tabungan.
“Melalui Advance Intelligence Group, kami membangun infrastruktur berbasis AI yang memungkinkan institusi keuangan memperluas akses kredit secara aman dan inklusif,” kata Jefferson.
“Bergabung dengan jaringan Endeavor menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi global dan mempercepat inovasi dari Asia Tenggara ke pasar internasional,” katanya menambahkan.




