Cerita Anak Ermanto Usman Temukan Ayahnya Tewas: Pintu Terkunci dari Dalam

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pasangan suami istri (pasutri) di Perumahan Prima Lingkar Asri diduga menjadi korban pembunuhan pada Senin (2/3) dini hari. Sang suami Ermanto Usman (65) ditemukan tewas bersimbah darah di kasur, sementara sang istri, Pamilawati (60) tergeletak di lantai dalam kondisi kritis.

Ditemui di lokasi pada Selasa (3/3), anak korban, Putra (33) menceritakan detik-detik kedua orang tuanya itu ditemukan. Menurutnya, sehari-hari ibunya bangun untuk salat tahajud dilanjutkan menyiapkan hidangan sahur.

“Nah, itu biasanya jam 4 ya, itu sudah siap (sahurnya). Nah, ini ada kejanggalan karena adik saya terbangun itu kondisi kamar ibu dan ayah saya terkunci gitu. Terus kami coba gedor, biasanya mama itu dan papa itu sangat peka gitu ketika ada suara kecil dia pasti akan terbangun,” jelas Putra ditemui di lokasi.

Saat itu, Putra tak sedang berada di rumah karena ia sudah tidak tinggal di sana. Hanya ada Ermando, Pamilawati dan adik Putra yang paling bontot.

Adik Putra pun langsung meminta bantuan dari sekuriti.

“Nah, setelah kejadian itu ya akhirnya kami panggil security, adik saya telepon saya dan telepon adik iparnya, kakak iparnya, untuk kita pecahin kacanya. Nah, kondisinya ibu saya di lantai, ayah saya di atas kasur itu udah kondisinya krisis ya, kritis ya gitu. Jadi sudah bersimbah darah gitu,” tuturnya.

“Jadi langsung saya minta bantuan dari teman-teman DKM masjid di Al-Aqso untuk bisa disiapkan ambulans untuk dibawa ke rumah sakit gitu,” tambahnya.

Kamar kedua orang tua Putra berada di lantai 1. Posisinya paling depan dengan jendela yang tersambung ke garasi. Kaca depan jendela itu lah yang dipecahkan untuk proses evakuasi karena kamar terkunci dari dalam.

Putra menjelaskan, ketika mendobrak kamar itu, pintu kamar terkunci dari dalam. Kini, kuncinya tidak tahu ada di mana.

“Dari dalam. Kuncinya nggak ada. Kuncinya nggak ada,” tutur Putra.

Terlihat dari luar, kasur Pasutri itu penuh dengan bercak darah. Kini, bagian depannya sudah diberi police line.

Usai ditemukan, Putra mengatakan tak ada barang berharga dari rumah itu yang hilang. Kecuali kunci kedua mobil yang ada di rumah. Namun, kedua mobil itu masih ada di garasi.

Selain itu, tak ada pula barang berharga dari dalam mobil yang diambil.

“Kunci mobil karena itu dibawa ya dalam sehari-hari oleh ibu saya gitu. Kan kunci mobil itu kan tidak bisa kalau mobilnya tidak diambil, apa fungsinya kunci mobil itu untuk diambil?,” tutur Putra.

“Nggak (ada yang hilang dari dalam mobil), karena mobil kan masih dikunci waktu itu statusnya. Ini kita kan belum tahu ya kondisi mobil tuh seperti apa. Dan masih ada yang tercas kan,” tambahnya.

Putra masih belum tahu pukul berapa peristiwa itu terjadi. Ia mengatakan, tak ada suara yang didengar oleh adiknya selama ia tidur di malam hari. Adiknya sendiri berada di lantai 2.

“Informasi terakhir dari kemarin sudah dicek pakai dari pihak kepolisian itu steril ya di atas,” ucap Putra.

Lokasi rumah pasutri itu sendiri berbatasan langsung dengan Jalan Raya Kalimalang. Di seberang rumah mereka, berdiri tembok pembatas kompleks setinggi sekitar dua meter tanpa adanya beling atau kawat.

Di balik tembok itu, terdapat kebun liar yang menyambung langsung ke jalan raya.

Kini, polisi masih melakukan proses penyelidikan. Saat berita ini dibuat, Polres Bekasi Kota masih melakukan olah TKP.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukber Majelis Kaum Betawi, Pramono Ingin Jakarta Punya Jiwa dan Roh Betawi
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kunjungi IKN, Menkopolkam Sebut Fasilitas Siap Dukung Pemindahan Kementerian
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
3 Bibit Siklon Tropis Kepung Indonesia, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Aksi Solidaritas untuk Iran Pecah di Berbagai Negara Usai Serangan Israel dan AS
• 56 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Memanas Sidang LNG saat Ahok Bersaksi
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.