- Pesawat kepresidenan Netanyahu , Wing of Zion, mendarat di Berlin saat terjadi perang Israel vs Iran.
- Muncul rumor, Benjamin Netanyahu kabur saat militernya berperang dan rakyatnya menderita dibombardir rudal Iran.
- Sementara itu, putra Netanyahu, Yair justru ada di Miami, AS dan tak hadir saat para tentara Israel bersiap ke medan perang.
Suara.com - Di tengah eskalasi konflik yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Israel-AS melawan Iran, satu pertanyaan krusial bergema di media sosial dan ruang diskusi global: di mana keberadaan Benjamin Netanyahu sekarang?
Saat negara yang dipimpinnya menghadapi ancaman eksistensial, keberadaan sang perdana justru dipertanyakan. Pasalnya, pesawat kepresidenan Wing of Zion mendarat Berlin.
Sehingga muncul rumor, Benjamin Netanyahu kabur saat militernya berperang dan rakyatnya menderita dibombardir rudal Iran.
Artikel ini akan membedah fakta di balik berbagai rumor yang beredar, dari klaim Netanyahu melarikan diri hingga kontroversi yang menyelimuti keluarganya, berdasarkan laporan terverifikasi.
Spekulasi mengenai kaburnya Netanyahu dipicu oleh data pelacak penerbangan yang akurat. Pesawat resmi perdana menteri Israel, sebuah Boeing 767 yang dikenal sebagai "Wing of Zion," terdeteksi meninggalkan Israel.
Pesawat tersebut terpantau terbang berputar-putar di atas Laut Mediterania selama beberapa jam sebelum akhirnya menuju dan mendarat di Berlin, Jerman.
Fakta ini sontak memicu badai di media sosial, dengan banyak pengguna menyimpulkan bahwa sang perdana menteri telah mencari perlindungan di Eropa. Namun, kebenarannya ternyata lebih bersifat strategis daripada personal.
Seorang juru bicara pemerintah Jerman mengonfirmasi bahwa pesawat "Wing of Zion" memang dipindahkan ke Berlin atas permintaan pemerintah Israel untuk alasan keamanan, berdasarkan laporan Hindustantime.
Juru bicara tersebut, Stefan Kornelius, memberikan detail krusial dalam konferensi pers di Berlin.
Baca Juga: Kesha Murka! Lagu Miliknya Dipakai White House untuk Konten Perang:Menjijikkan dan Tidak Manusiawi
"Pemerintah Israel bertanya apakah mereka bisa memarkir pesawat ini di sini. Kami dengan senang hati memenuhi permintaan itu," ujarnya.
Kornelius juga menegaskan bahwa tidak ada pejabat pemerintah Israel yang berada di dalam pesawat saat mendarat; hanya awak penerbangan.
Langkah ini menunjukkan sebuah manuver keamanan tingkat tinggi yaitu memindahkan aset negara yang vital dan berteknologi canggih ke lokasi yang aman untuk melindunginya dari potensi serangan balasan Iran.
Menjawab derasnya arus informasi simpang siur, kantor Perdana Menteri Israel secara resmi membantah klaim bahwa Benjamin Netanyahu telah meninggalkan negara itu.
Rumor mengenai pembunuhan atau Netanyahu yang melarikan diri ke Jerman menyebar luas, terutama didorong oleh akun-akun yang diduga terkait dengan Iran. Namun, bukti konkret menunjukkan sebaliknya.
Sebuah pembaruan resmi dari akun media sosial kantor PM Israel menyatakan bahwa Netanyahu mengadakan pertemuan penting dengan Menteri Pertahanan, Kepala Staf, dan Direktur Mossad di Tel Aviv pada hari Minggu.



