Ramadhan 2026: Jam Buka Puasa Jakarta Hari Ini 3 Maret

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Warga Jakarta menunggu waktu berbuka pada hari ke-13 Ramadhan 1447 H, Selasa (3/3/2026).

Seperti diketahui, setiap wilayah seluruh Indonesia memiliki masing-masing jadwal imsakiyah sebagai pengingat berbuka.

Kompas.com menyediakan informasi jadwal imsak, buka puasa dan waktu shalat setiap hari hingga akhir Ramadhan.

Baca juga: Jakarta Pusat Jadi Pasar Perdagangan Narkoba Jaringan Aceh hingga Luar Negeri

Jadwal tersebut dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama.

Berikut jadwal buka puasa dan jadwal shalat bagi Anda yang berada di Jakarta:

13 Ramadhan 1447 H, Selasa

Jakarta

  • Imsak: 04:33
  • Subuh: 04:43
  • Terbit: 05:55
  • Duha: 06:22
  • Zuhur: 12:08
  • Ashar: 15:10
  • Magrib: 18:14
  • Isya: 19:23

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (17/2/2026) sore, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Penetapan dilakukan karena hilal tidak teramati pada Selasa, sesuai perkiraan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Baca juga: Serunya War Takjil di Benhil: Warga Rela Antre, Dagangan Ludes Sebelum Maghrib

Tahun ini awal Ramadhan tidak serentak, karena Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Perbedaan ini tidak mengurangi sahnya ibadah, dan semua umat Islam diimbau saling menghormati.

Sidang Isbat melibatkan berbagai ormas Islam, pakar falak, serta lembaga astronomi, dan dilakukan dengan metode integrasi hisab dan rukyatul hilal untuk menjaga keseragaman sekaligus menghormati perbedaan metode yang berkembang di masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Pekalongan Kena OTT, Apa Kasus yang Menjerat Putri Pedangdut A Rafiq?
• 4 jam laludisway.id
thumb
IHSG Melemah 2,66 Persen di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Kenaikan Harga Minyak
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menantikan Romantisnya Langit Saat Blood Moon Muncul di Momen Berbuka Puasa
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Potret Peternakan Bebek di Jantung Industri Jakarta, Oase Penghasilan bagi Lansia
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Wall Street Ditutup Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Menguat
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.