TABLOIDBINTANG.COM - Dimaz Andrean kembali ke layar lebar. Dalam film terbarunya yang berjudul Setannya Cuan: Djoerig Salawe, Dimaz kebagian lakon Levi dengan dialek Sunda.
Dimaz Andrean merupakan aktor cukup senior, yang sudah banyak makan ayam garam dunia akting. Dikenal lewat sinetron Dan (2006), Dimaz beberapa tahun terakhir menekuni dunia DJ (Disc Jockey) yang mengusung aliran EDM.
Membuka lembar 2026, Dimaz Andrean kembali ke layar lebar sejak terakhir tampil dalam film Dear Imamku (2021). Setannya Cuan sejatinya bukan film baru.
Proses syuting film yang diproduseri Aris Muda dan Avesina Soebli di bawah rumah produksi Radepa Studio itu telah dilakukan tujuh tahun lalu. Hanya saja, entah kenapa, baru rilis 5 Maret 2026.
Kepada awak media di sela-sela pemutaran perdana Setannya Cuan, akhir pekan lalu di kawasan Jakarta Selatan, Dimaz menyatakan kemunculannya dalam film itu bukan menandai comeback ke dunia akting.
"Gue tidak pernah menyatakan berhenti dari dunia akting karena emang asal gue dari situ. Gue asal dari dunia akting tapi gue dibesarkan di keluarga musik," ungkap Dimaz Andrean kalem.
"Basicly mengerjakan musik kayak kegiatan gue sehari-hari, mengerjakan akting karena gue berasal dari situ. So, enggak bisa dipisahin. Sampai kapanpun gue akan mengerjakan musik dan juga berakting," tambahnya.
Dimaz mengaku selektif dalam memilih tawaran film atau series yang datang kepadanya, terutama untuk urusan honor dan cerita.
"Honor bagus, sikat aja. Cerita bagus, pun sikat aja. Begitu pun DJ, sikat aja," tegasnya.
Hanya saja, selama Ramadan, ia mengaku sedikit mengurangi kegiatan DJ walau tawaran terus berdatangan. Bukan apa, ini dilakukannya demi menjaga keseimbangan agar tak mengganggu ibadah pada bulan puasa ini.
"Ada, ada (panggung saat Ramadan), cuma mungkin enggak sekenceng kalau waktu normal. Antara membatasi sama enggak, sih," kata Dimaz Andrean.
"Jadi intinya kalau possible waktunya, kalau enggak mengganggu ibadahnya ya sudah, toh cuma sejam dua jam," tambahnya.




