Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan dirinya telah menggelar rapat dengan Presiden Prabowo Subianto, PT Agrinas Pangan Nusantara, serta sejumlah menteri terkait rencana impor mobil pick up (PU) asal India yang belakangan menjadi sorotan. Sebelumnya, pemerintah sempat menyampaikan akan mengimpor 105 ribu impor mobil dari India.
Hal itu disampaikan Dasco usai menerima kunjungan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban di Kompleks Parlemen, Selasa (3/3).
"Dua organisasi besar ini mendatangi pada hari ini, pertama untuk meminta sejumlah penjelasan, yang kedua untuk memberikan masukan-masukan. Ada beberapa hal yang kami diskusikan dan tadi juga saya jelaskan, antara lain misalnya termasuk mobil pick up," ujar Dasco pada wartawan.
"Bagaimana kemudian setelah Presiden kembali, saya kemudian mengadakan rapat baik dengan Pak Presiden, Agrinas, maupun sejumlah menteri. Dan tadi saya sudah sampaikan kepada kawan-kawan organisasi pekerja ini," tegasnya.
Ia juga menyebut ada pembahasan lain terkait mitigasi dampak perang yang terjadi saat ini terhadap tenaga kerja.
Sementara, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan sudah mendapat penjelasan juga dari Dasco terkait penundaan impor mobil India. Dia menyebut, lebih detail akan dijelaskan lebih detail oleh pemerintah.
"Kami tadi juga menyampaikan mengenai masalah pick-up India, beliau sudah menjelaskan bahwa ternyata perusahaan tersebut akan membuka investasi cukup besar di Indonesia dan ada beberapa penjelasan nanti pemerintah akan menjelaskan secara langsung," kata Andi Gani.
Indonesia berencana mengimpor 105 unit kendaraan komersial ringan berupa pick up (PU) dari India yang dipesan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, salah satu entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Namun, rencana itu ditunda untuk menunggu arahan selanjutnya dari Presiden Prabowo.




