Penulis: Hesti D. Ameliasari
TVRINews, Banjarmasin
Dari total 52 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang telah terbentuk di Kota Banjarmasin, dua kelurahan mulai memasuki tahap pembangunan fisik, yakni Kelurahan Pemurus Luar dan Kelurahan Tanjung Pagar sebagai proyek percontohan awal.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Edy Junaidi, menyebut progres pembangunan secara keseluruhan baru mencapai 17 persen.
Kondisi lahan Banjarmasin yang didominasi rawa menjadi kendala karena tidak sesuai dengan petunjuk teknis dari pusat yang mensyaratkan pembangunan di atas tanah padat.
Saat ini, pihaknya masih menunggu Detail Engineering Design (DED) dari pusat yang telah disesuaikan dengan karakteristik lahan setempat. Selain itu, kesiapan lahan di sejumlah titik juga menjadi hambatan.
“Kendala yang menyebabkan keterlambatan pembangunan awalnya dari pendataan lahan yang memenuhi syarat, yaitu mencakup ukuran 20x30m, lahan keras, strategis dan jauh dari tegangan listrik,” jelas Edy, Selasa, 3 Maret 2026.
Meski target nasional meminta operasional serentak pada Maret 2026, KKMP di Banjarmasin diperkirakan baru mulai beroperasi pada April.
Kehadiran KKMP diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal serta memudahkan masyarakat mengakses kebutuhan pokok dan layanan koperasi yang lebih dekat dan terjangkau.
Editor: Redaksi TVRINews





