Harga Minyak Melejit, Prabowo Minta Hati-Hati Hitung Subsidi BBM

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan pemaparan dalam Keterangan Pers Menteri ESDM: Perkembangan Terkini Timur Tengah dan Implikasi Terhadap Sektor ESDM di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, bahwa PResiden RI Prabowo Subianto meminta supaya pihaknya hati-hati dalam menghitung subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Apalagi, saat ini harga minyak sedang mengalami kenaikan imbas ditutupnya Selat Hormuz, Iran.

Dalam catatan Bahlil, saat ini harga minyak mentah dunia sudah mencapai US$ 78 per barel di atas dari harga asumsi dalam APBN 2026 yang mencapai US$ 70 per barel.

"Ini harus hati-hati kepada kenaikan subsidi oleh negara. Kenaikan harga ICP negara ditambah pendapatan dari 600 ribu barel per hari produksi. Arahan Presiden harus hati-hati hitung memastikan BBM dalam negeri untuk memberikan kepastian ke masyarakat," ungkap Bahlil dalam Konfrensi Pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (3/3/2026).


Baca: Bahlil Ungkap 25% Impor Minyak RI Lewat Selat Hormuz Iran

Berkaitan dengan tutupnya Selat Hormuz, Bahlil menerangkan, hal itu berdampak pada suplai energi global. Di mana, dalam pandangannya, Selat Hormuz dilewati sebanyak 20,1 juta barel per hari suplai minyak dunia.

"20,1 juta barel itu termasuk di dalamnya adadalah Indonesia melakukan crude impor dari middle east yang lewat Selat Hormuz. Namun dengan dinamika yang ada, ternyata dari situ 20-25% selebihnya kita ambil dari Afrika, Angola, Amerika, Brazil. Secara keseluruhan 20-25% dari Selat Hormuz selebihnya dari sana," terang Bahlil.

Nah, agar tidak terperangkap ke dalam dinamika global itu. Berdasarkan kajian, pihaknya akan mengambil alternatif lain yakni dengan mengalihkan impor dari Middle East ke Amerika Serikat (AS).

"Berdasarkan kajian kami, ada yang mengatakan 4 minggu (perang) tapi keyakinan kami ini tidak bisa diramal kapan selesai. Ini gak bisa diramal. Bisa cepat bisa lambat. Kami ambil alternatif terjelek, skenarionya sekarang, ini crude dari middle east sebagian dialihkan ambil dari Amerika supaya ada kepastian ketersediaan," tegas Bahlil.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Efek RI Impor Minyak hingga BBM Dari AS Senilai USD 15 Miliar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Said Aqil: Setop Perang, Presiden Prabowo Harus Mainkan Diplomasi
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Bung Ferry Turun Gunung, Berikan Penjelasan terkait Drama Latihan Resmi Borneo FC di JIS dan Sikapi dengan Bijak Respons Keras Dandri Dauri
• 3 jam lalubola.com
thumb
Biaya Pengiriman Minyak Melonjak karena Konflik Iran Mencekik Selat Hormuz
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Pendidikan Publik dalam Paradoks Identitas
• 5 jam laludetik.com
thumb
Anti Ribet Jelang Lebaran, Ini Daftar ATM Mandiri dan BNI yang Sediakan Pecahan Rp10.000 & Rp20.000 di Jakarta
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.