Pemprov Maluku Utara Tegaskan Komitmen Dukung PSN Sekolah Rakyat di Lahan 9,5 Hektare

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmen mendukung Program Strategis Nasional PSN khususnya Program Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan masyarakat melalui pembangunan fasilitas terpadu di lahan seluas 9,5 hektare.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan komitmen tersebut saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat didampingi Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Sherly mengatakan, "Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,".

Pemprov Malut memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai standar guna memperkuat sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan berbasis masyarakat.

Sherly mengatakan, "Di sini akan dibangun jenjang SD, SMP, SMA berasrama, lapangan olahraga, bahkan stadion sepak bola berstandar penuh. Lahan seluas ini memungkinkan fasilitas yang lengkap, termasuk sistem jalan, drainase, air minum, dan pengelolaan limbah,".

Fasilitas yang akan dibangun mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA berasrama serta infrastruktur pendukung yang memadai.

Selain ruang belajar, akan tersedia lapangan olahraga dan stadion sepak bola berstandar penuh untuk menunjang kegiatan siswa.

Infrastruktur pendukung meliputi sistem jalan, drainase, penyediaan air minum, serta pengelolaan limbah di kawasan sekolah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Malut Zen Kasim menyampaikan lokasi pembangunan di Desa Rioribati telah memenuhi syarat teknis dan berada dalam satu hamparan lahan.

Zen mengatakan, "Hasil dari pemantauan lahan yang disediakan Pemprov, struktur tanah tidak bermasalah serta status tanah merupakan aset daerah,".

Pemerintah daerah berharap pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan sarana pendidikan dan sosial masyarakat di Maluku Utara.

Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat terutama dari keluarga kurang mampu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyebab Kematian Aktor Eric Dane Terungkap
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Di Tengah Eskalasi Konflik Global, Apakah Komcad Benar-Benar Siap?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Bos BGN Bantah Isu Penghentian MBG Pasca Idul Fitri 2026
• 22 jam lalueranasional.com
thumb
Prabowo Undang Mantan Presiden-Wapres ke Istana Malam Ini, Dasco Ungkap Tiga Agenda Utamanya
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Ibu Kandung Korban Penganiayaan di Sukabumi Diteror, LPSK Buka Fakta di DPR
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.