Bayi baru lahir dibuang ibu kandungnya, DR (20), di tempat sampah di Pasar Nalo, Pademangan, Jakarta Utara (Jakut). Polisi mengungkap kondisi bayi tersebut saat ini berangsur membaik.
"Bayi dibawa ke RSUD Pademangan untuk dilakukan perawatan. Berdasarkan keterangan dokter jaga RSUD Pademangan bahwa kondisi bayi sudah berangsur membaik," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Maryati Jonggi, Selasa (3/3/2026).
Sementara itu, DR sudah diamankan pihak kepolisian. Namun, DR juga menjalani perawatan lantaran mengalami infeksi setelah nekat melakukan persalinan seorang diri.
"Untuk pelaku sudah dimintakan visum di RS Polri dan sudah mendapatkan perawatan intensif, yaitu pelaku mengalami infeksi dan HB rendah," ujarnya.
Polisi menyebut bayi baru lahir yang dibuang ibu kandungnya, DR (20), di tempat sampah di Pasar Nalo, Pademangan, Jakarta Utara (Jakut), merupakan hasil hubungan gelap pelaku dan rekan kerjanya.
"Pelaku DR (20 tahun) bekerja sebagai racker (penyusun bola biliar) di Mangga Dua. Telah melakukan hubungan badan dengan customer biliar sehingga mengakibatkan hamil," kata Iptu Maryati Jonggi.
Maryati mengatakan DR melahirkan pada Senin (2/2) pukul 04.00 dini hari setelah merasakan mules pada perutnya. DR melahirkan secara mandiri di dalam kamarnya.
"Pelaku mengaku tanpa dibantu oleh orang lain melahirkan secara mandiri di dalam kamarnya. Setelah bayinya lahir, selanjutnya pelaku mengambil sebuah gunting untuk memotong tali pusar," ujarnya.
Pelaku lalu membungkus bayi malang itu dengan sarung dan dimasukkan ke tas ransel, sedangkan ari-arinya dibuang ke kloset. Pelaku mengajak adiknya yang berumur 7 tahun membuang bayi itu ke tempat sampah di Pasar Nalo.
Lihat juga Video: Heboh Jasad Bayi Terbungkus Kresek Ditemukan di Tempat Sampah
(wnv/idn)





