JAKARTA, DISWAY.ID-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.
Usai diamankan, Fadia berama dua orang lainya langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
BACA JUGA:Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Geopolitik untuk Evakuasi Pekerja Migran Indonesia
BACA JUGA:Wamensos Agus Jabo Upayakan Sekolah Rakyat Permanen Dibangun di Mukomuko
Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, penangkapan Fadia pada dini hari di Semarang.
"Para pihak diamankan di wilayah Semarang, kemudian pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya, Selasa, 3 Maret 2026.
Budii menyebut, langkah membawa Fadia ke Jakarta untuk proses hukum. Sementara itu, tim lain tetap bergerak di daerah untuk pengumpulan alat bukti.
"Dan paralel tim juga saat ini sedang berada di Pekalongan untuk melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak untuk mendapatkan keterangan yang dibutuhkan dalam proses penanganan perkara ini," ucapnya.
BACA JUGA:Dosen UGM Beberkan Biang Kerok Penerima LPDP Kerap Abaikan Komitmen!
BACA JUGA:1.741 Sekolah Direvitalisasi Rp1,25 Triliun Pasca-Bencana di Sumatera
Ia mengatakan, dugaan tindak pidana korupsi dalam case kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan. Meski demikian, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak.
"Kemudian kami juga ingin menyampaikan bahwa tim saat ini juga masih terus melakukan pencarian kepada pihak-pihak terkait lainnya," tegasnya.
Adapun barang bukti yang diamankan KPK dalam OTT tersebut, Ia belum bisa merinci secara detail.
"Termasuk barang bukti nanti kami akan sampaikan secara lengkap apa saja, karena memang tim saat ini juga masih ada yang di lapangan sedang melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan juga beberapa pihak swasta lainnya," jelasnya.
BACA JUGA:Waduh! 25% Impor Minyak RI dari Selat Hormuz Iran, Bahlil Siapkan Skenario
- 1
- 2
- »





