Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 469, Hari Ini Selasa 3 Maret 2026: Mohan Serang Catalina Soal Matthew

tabloidbintang.com
5 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 469, Hari Ini Selasa 3 Maret 2026: Mohan Serang Catalina Soal Matthew

Di sebuah kafe yang tampak tenang, suasana justru terasa tegang. MOHAN dan RAISA sudah lebih dulu duduk di meja, namun raut wajah Raisa menunjukkan ketidaknyamanan. Berbeda dengan Mohan yang terlihat santai dan terkendali.

Tak lama, pintu kafe terbuka. CATALINA masuk dan langsung bergabung di meja mereka. Tanpa basa-basi, Mohan melontarkan pertanyaan tajam soal Matthew. “Masih misi? Atau sudah campur rasa?” tanyanya lugas.

Raisa akhirnya angkat suara dengan nada pelan namun penuh kekhawatiran. “Kate… kita cuma nggak mau lo kejebak!” ucapnya, mencoba menyadarkan Catalina.

Di tengah suasana yang memanas, DEVON datang membawa semua pesanan dan meletakkannya di meja. Semua terdiam, masih terpaku pada percakapan barusan. Jefan memecah keheningan. “Bener loh…” katanya meyakinkan. Noel yang masih tak percaya langsung menyela, “Lo rekam di hape, kan?”

Devon menggeleng santai. “No. Gue ini emang penghafal yang baik.” Jawaban itu membuat semua kembali melongo tak percaya. Devon pun menoleh ke arah dapur. Dari sana, Victoria mengangkat jempol tanda salut.

Tak lama kemudian, Victoria berdiri tepat di hadapan Devon. Dengan nada gemas, ia berkata, “Ya ampun, Dave… lo terlalu bersemangat… sampai keringetan gini!” Vicky lalu mengusap keringat di dahi Devon dengan lembut.

Namun momen itu rupanya tak luput dari perhatian Gema. Ekspresinya langsung berubah masam. Ia berdiri dan berkomentar ketus, “Laper gue ilang tiap liat orang slow motion tatap-tatapan.” Suasana pun kembali canggung.

Di tempat lain, AQEELA tampak berdiri di depan meja rias. Tangannya tanpa sadar meremas ujung kaosnya, menandakan kegelisahan yang sulit ia sembunyikan. Ia akhirnya duduk di tepi kasur, menatap layar ponsel sebelum memberanikan diri menelepon Harry.

“Masih mungkin nggak ya… kamu ke sini dulu? Aku deg-degan nih mau pemeriksaan lagi,” ucap Aqeela dengan suara bergetar.

Di seberang telepon, Harry langsung berubah serius. Dalam hati ia bergumam, “Hmm, BPD-nya mulai datang.” Kekhawatiran pun mulai menyelimuti pikirannya.

Sementara itu, mobil Fattah berhenti di depan sebuah panti asuhan. Fattah turun lebih dulu dengan langkah santai, disusul Blade yang tampak lebih ragu.

“Kenapa mesti panti asuhan?” tanya Blade heran.

Fattah hanya tersenyum tipis. “Karena gue kangen.”

Blade terdiam. Dalam hatinya berkecamuk pertanyaan lain yang jauh lebih berat. Apa gue bisa kendaliin diri gue?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KPK Bawa 11 Orang ke Jakarta Terkait OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Termasuk Sekda
• 31 menit laluliputan6.com
thumb
Flick Sesumbar Barca Menang Minimal 5 Gol dan Lolos Final Copa del Rey, Simeone Malah Memuji
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Harga Tiket Pesawat Rute Asia-Eropa Meroket hingga 75% Imbas Perang Iran
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Menjaga Diri Tetap Istiqomah di Bulan Ramadhan, Amalkan Doa Nabi Sulaiman dalam QS An-Naml ayat 19
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.