Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori resmi diangkat menjadi film layar lebar yang disutradarai Yosep Anggi Noen dan direncanakan tayang di bioskop pada tahun ini.
Sama seperti novelnya, Anggi menuturkan bahwa film Laut Bercerita tetap berfokus pada perjuangan kelompok aktivis mahasiswa pada era 1990-an.
Menurut Anggi, tantangan terbesar dalam menggarap film Laut Bercerita adalah menghadirkan latar 1990-an secara akurat. Ia mengaku prosesnya berbeda dengan proyek sebelumnya yang bersifat spekulatif.
“Saya pernah satu film sama Reza Rahadian sebelumnya judulnya 24 Jam Bersama Gaspar, itu memindah zaman dari hari ini ke masa depan, itu spekulatif. Ketika sekarang membuat film tentang apa yang terjadi di tahun 90-an, beratnya di riset. Jadi salah dikit aja mungkin kayak ada bolong,” kata Anggi Noen dalam konferensi pers cast reveal dan peluncuran teaser perdana Laut Bercerita di kawasan Jakarta Pusat.
Sutradara soal Riset untuk Film Laut BerceritaAnggi menjelaskan riset dilakukan secara mendetail demi membangun dunia cerita yang meyakinkan, termasuk dalam pemilihan lokasi.
“Saya memilih lokasi di kota yang secara visual masih seperti tahun 90-an. Lalu kami menambahkan detail-detail kecil yang bisa menghidupkan dunia ceritanya,” tuturnya.
Menurut Anggi, pembangunan dunia cerita atau world-building menjadi elemen krusial agar penonton percaya pada kisah yang disajikan.
“Satu yang paling penting dibangun dalam film itu adalah world building. Kalau world building-nya salah, akting aktornya mau sekuat apa pun, skenarionya mau sekuat apa pun, penonton tidak akan percaya pada dunianya,” ucap Anggi.
Demi memastikan keakuratan visual era 1990-an, tim produksi bahkan menghadirkan dua konsultan fotografi untuk menangani detail warna dan teknik pengambilan gambar sesuai periode tersebut.
“Kita riset sensasi warnanya. Bahkan kita punya dua konsultan fotografi untuk fotografi pakai blitz dan tanpa blitz, fotografi warna tahun itu dan hitam putih. Bayangkan serumit itu,” ungkap Anggi.
Novel Laut Bercerita juga pernah diadaptasi menjadi film pendek yang disutradarai Pritagita Arianegara pada 2017. Namun, dalam versi layar lebar ini, Anggi mengaku memiliki ruang lebih luas untuk mengeksplorasi karakter.
“Saya jadi punya waktu untuk menunjukkan karakter masing-masing menjadi lebih hidup,” kata Anggi.
Anggi berharap film Laut Bercerita dapat menjadi pengingat akan semangat generasi muda yang memiliki banyak pertanyaan dan harapan untuk membawa perubahan.
“Dampak yang diharapkan sebenarnya adalah kita mengingat terus-menerus bahwa pemuda-pemuda ini adalah sekelompok orang yang punya banyak pertanyaan dan harapan untuk mengubah dunia menjadi lebih baik,” ucap Anggi.
Film Laut Bercerita dibintangi Reza Rahadian (Laut), Yunita Siregar (Asmara), Ben Nugroho (Alex), Kevin Julio (Daniel), Dewa Dayana (Sunu), Eva Celia (Anjani), Nagra Kautsar (Naratama), Natalius Chendana (Julius), Afrian Arisandy (Gala), Yoga Pratama (Bram), Dian Sastrowardoyo (Kinan), dan Christine Hakim (Ibu Wibisana).





