Arab Saudi Kutuk Serangan Iran ke Kedubes AS: Pengecut!

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi mengutuk serangan Iran terhadap kedutaan besar (kedubes) Amerika Serikat di Riyadh, ibu kota Saudi. Serangan itu terjadi seiring Iran terus melanjutkan kampanye pembalasannya di kawasan Teluk atas serangan AS dan Israel.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026), Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan menyatakan "kecaman dan penolakan terkuatnya terhadap serangan keji yang menargetkan gedung Kedutaan AS di Riyadh". Kementerian menyebut serangan Iran itu sebagai "pengecut dan tidak beralasan".

Baca juga: Drone Iran Hantam Kedubes AS di Saudi, Trump: Pembalasan Segera Terjadi!

Sebelumnya, otoritas Saudi mengatakan Kedubes AS di Riyadh terbakar setelah diserang dua drone. Pemerintah Saudi mengatakan gedung Kedubes AS itu mengalami kerusakan material yang ringan.

"Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi sasaran serangan oleh dua drone menurut perkiraan awal, yang mengakibatkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan pada bangunan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi.

Diketahui, situasi di kawasan Timur Tengah masih memanas sejak serangan awal Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari. Mereka menargetkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), lokasi peluncuran rudal balistik dan drone, lapangan terbang militer, dan sistem pertahanan udara Iran.

Serangan AS dan Israel telah menewaskan sejumlah petinggi Iran, salah satunya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga: Iran Klaim Hancurkan Radar Militer Terbesar AS di Qatar




(ita/ita)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pentagon Rilis Video Serangan Rudal Tomahawk ke Iran | KOMPAS PETANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Salah Kelola Pangan Saat Ramadan
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dubes Iran: Kami tak Serang Negara Arab, Musuh Kami AS dan Israel
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gerhana Bulan Total 3 Maret Terlihat di RI Jam Berapa? Cek Jadwalnya
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengamanan Diperketat, Bandara Perintis di Tiga Wilayah Papua Siap Beroperasi
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.