Tanpa Bantuan Logistik dan Kepastian Pemulangan, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Amankan Jemaah Umrah

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com-Pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret guna melindungi keselamatan sekitar 58 ribu orang jamaah umrah asal Indonesia yang tertahan di berbagai bandara akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri mendesak melakukan koordinasi intensif agar pemetaan dan data jamaah yang terdampak.

Menurut Abidin, penutupan wilayah udara Timur Tengah pascaserangan tersebut telah menyebabkan penundaan penerbangan massal, meninggalkan jamaah dalam kondisi rentan tanpa kepastian logistik dan pemulangan.

"Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perhubungan harus melakukan koordinasi intensif agar pemetaan dan data jamaah yang terdampak agar segera menyediakan akomodasi darurat dan bantuan logistik." kata Abidin di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pemerintah bisa mengambil langkah untuk mencari rute alternatif dan skema evaluasi bertahap jika situasi perang tersebut mengalami eskalasi, hingga membahayakan WNI kawasan itu.

Dia menekankan bahwa perlindungan WNI adalah prioritas utama negara, sebagaimana diamanatkan konstitusi.

Untuk itu, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal dan mengikuti secara seksama perkembangan perang yang berkecamuk di timur tengah.

Pemerintah juga harus memastikan keselamatan jamaah umrah hingga bisa kembali dengan aman ke tanah air.

"Pemerintah harus hadir penuh, jangan biarkan jamaah terlantar serta menghimbau jamaah pihak travel penyelenggara umrah agar tetap tenang patuhi instruksi KBRI Kementerian Luar Negeri RI," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memantau secara ketat kondisi jamaah umrah Indonesia di Arab Saudi menyusul eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju negara tersebut.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Puji Raharjo mengatakan pihaknya terus memonitor perkembangan situasi secara cermat.

"Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini," kata Puji Raharjo, Minggu (1/3).

Berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukber Majelis Kaum Betawi, Pramono Ingin Jakarta Punya Jiwa dan Roh Betawi
• 22 jam laludetik.com
thumb
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Tak Boleh Pakai BOSP, Bagaimana Ini?
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Bojan Hodak Enggan Komentari Laga Imbang Persib Kontra Persebaya 2-2 di GBT
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Rambut Rose BLACKPINK Blonde Selama Tujuh Tahun, Hair Stylish Bongkar Rahasianya
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Persib Cetak Gol Indah, Dipuji Pelatih Persebaya
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.