Laba Bersih Maybank Group Tembus RM10,51 Miliar di 2025, ROE dan Dividen Ikut Naik

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Kinerja keuangan Maybank Group sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan tren positif. Grup mencatatkan laba bersih sebesar RM10,51 miliar atau tumbuh 4,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didukung pertumbuhan pendapatan yang konsisten, pengendalian biaya yang disiplin, serta kualitas aset yang tetap solid.
 
Laba sebelum pajak (PBT) meningkat 4,6 persen YoY menjadi RM14,33 miliar. Sementara itu, pendapatan operasional bersih tumbuh 2,7 persen YoY menjadi RM30,38 miliar. Pertumbuhan ini ditopang kenaikan pendapatan berbasis dana bersih sebesar RM20,23 miliar dan pendapatan non-bunga (NOII) sebesar RM10,15 miliar, masing-masing naik 2,7 persen YoY.
 
Margin bunga bersih (NIM) tetap stabil di level 2,05 persen meskipun terjadi tren penurunan suku bunga di berbagai pasar. Return on Equity (ROE) pun meningkat menjadi 11,7 persen dari 11,1 persen pada 2024. Efisiensi biaya dan kualitas aset semakin membaik Pengelolaan biaya tetap menjadi fokus utama. Rasio biaya terhadap pendapatan membaik menjadi 48,8 persen, meskipun biaya overhead naik 2,6 persen YoY akibat penyesuaian inflasi tenaga kerja, peningkatan biaya kartu kredit, belanja IT, serta pemasaran.

Di sisi lain, laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) naik 2,8 persen menjadi RM15,54 miliar.
 
Kualitas aset juga menunjukkan perbaikan signifikan. Beban pencadangan bersih (CKPN) turun 10,1 persen YoY menjadi RM1,48 miliar. Rasio penghapusan kredit bersih membaik menjadi 8 basis poin dari 26 basis poin pada tahun sebelumnya.
 
Rasio kredit bermasalah bruto (gross impaired loans ratio) tercatat 1,28 persen, dengan rasio pencadangan kerugian pinjaman (loan loss coverage) yang tetap kuat di level 106,7 persen. Kinerja kuartalan menguat Pada kuartal IV 2025, laba bersih tumbuh 5,7 persen YoY menjadi RM2,68 miliar. PBT naik 9,0 persen menjadi RM3,72 miliar.
 
Secara kuartal-ke-kuartal (QoQ), laba bersih meningkat 2,1 persen dibandingkan 3Q 2025, sementara PBT naik 6,1 persen. Peningkatan ini ditopang pendapatan berbasis dana yang lebih tinggi serta penurunan provisi penurunan nilai bersih.
 
Pinjaman Grup meningkat 1,7 persen YoY, dengan kontribusi utama dari Malaysia yang tumbuh 6,1 persen dan Singapura 5,0 persen. Di Malaysia, pertumbuhan didorong ekspansi bisnis GCFS sebesar 6,7 persen dan GGB sebesar 4,8 persen.
 
Saldo CASA naik 9,4 persen YoY sehingga rasio CASA meningkat menjadi 40,5 persen. Hal ini memperkuat struktur pendanaan dan menjaga ketahanan neraca.
  Baca juga: Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Capai Rp2,22 Triliun di 2025 Permodalan dan likuiditas tetap solid Likuiditas tetap terjaga dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 138,2 persen dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 116,6 persen, jauh di atas ketentuan regulator.
 
Rasio CET1 tercatat 15,13 persen, sedangkan Total Capital mencapai 19,05%, menunjukkan posisi permodalan yang kuat. Dividen 2025 capai 63 sen per saham Direksi mengumumkan dividen interim kedua sebesar 33 sen per saham. Dengan demikian, total dividen 2025 mencapai 63 sen per saham, setara rasio pembayaran 72,4 persen dan dividend yield 6,0 persen.
 
Chairman Maybank, Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa mengatakan bahwa realisasi kinerja Maybank Group pada 2025 mencerminkan keunggulan jaringan serta kekuatan neraca perusahaan. Maybank Group berhasil mencatatkan peningkatan profitabilitas dan imbal hasil, sambil tetap mempertahankan permodalan sebagai penopang dan likuiditas yang kuat, yang didukung oleh manajemen risiko yang prudent serta eksekusi yang disiplin.
 
Dalam menjalankan perannya untuk mendukung kegiatan pembangunan, Maybank Group tetap berkomitmen untuk meningkatkan taraf kesejahteraan dengan memperluas akses terhadap layanan keuangan dan mendukung komunitas melalui pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, serta terus mengusung prinsip Humanising Financial Services dengan menempatkan kebutuhan nasabah sebagai pusat dari setiap upayanya.
 
“Meski ketidakpastian keadaan global masih berlanjut, permintaan domestik di seluruh pasar utama kami terus memberikan dukungan yang mendasar. Direksi tetap berfokus untuk memastikan Maybank Group berada dalam posisi yang kuat dalam menghadapi dinamika kondisi yang terus berkembang, dengan tata kelola yang baik, ketahanan finansial, dan pertumbuhan berkelanjutan sebagai fondasi utama, serta meningkatkan potensi dengan memungkinkan pelaku usaha dan perekonomian membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan inovasi. Semua ini dilakukan sambil tetap memberikan dividen yang konsisten, yang mencerminkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan kinerja laba dan kekuatan permodalan Grup,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Maret 2026.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenham 3 Hari Terjebak di Qatar, Ungkap Situasi Terkini Imbas Konflik Iran vs AS-Israel
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Hal Memberatkan Vonis Marcella Santoso: Cederai Kepercayaan hingga Khianati Reformasi
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Video: BHR Ojol Cair Mulai H-7 Idulfitri Untuk 850 Ribu Mitra Driver
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AFC Gelar Drawing Piala Asia 2027 pada 11 April di Arab Saudi, Timnas Indonesia Berpeluang Satu Grup dengan Siapa?
• 11 jam lalubola.com
thumb
Xiaomi 17 Series Rilis di Indonesia, Punya Kamera Leica Telephoto 200 MP
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.