Di Depan Anies Baswedan, Pramono Anung Pastikan Jembatan Penghubung JIS-Ancol Diresmikan Mei

suara.com
8 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta mengumumkan penyelesaian penghubung permanen antara JIS dan Ancol pada Selasa, 3 Maret 2026.
  • Infrastruktur ini bertujuan mengatasi masalah parkir JIS, memungkinkan kendaraan parkir di Ancol dengan jarak sekitar 350 meter.
  • Wacana interkoneksi yang digagas sejak 2021 sempat tertunda karena polemik reklamasi dan aksesibilitas JIS.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengumumkan penyelesaian proyek infrastruktur penghubung antara Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan Ancol di sela kunjungan ke Glodok, Jakarta Barat, pada Selasa (3/3/2026).

Orang nomor satu di Jakarta ini secara terbuka menyampaikan hal itu di depan sang pewaris JIS sekaligus gubernur terdahulu, Anies Baswedan.

"Legacy Mas Anies yang luar biasa itu adalah JIS. Sekarang ini sudah kami hubungkan dengan Ancol. Bulan Mei diresmikan," papar Pramono.

Langkah menghubungkan JIS dengan Ancol dianggap solusi konkret untuk memecahkan sengkarut ketiadaan lahan parkir memadai yang selama ini mendera stadion berstandar internasional tersebut.

"Kenapa dihubungkan antara Ancol dengan JIS? Karena persoalan parkir akan terselesaikan. Sehingga orang hanya perlu jalan kaki kurang lebih 350 meter. Semua mobil, berapa pun, bisa parkir di Ancol, atau motor bisa berparkir di Ancol. Sehingga JIS betul-betul menjadi tempat yang, saya sebut sebagai masa depan Jakarta," lanjut Pramono.

Jika ditarik ke belakang, wacana interkoneksi kedua kawasan di utara ibu kota ini sejatinya telah digodok sejak bulan Oktober tahun 2021 silam.

Sayangnya, gagasan awal yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Propertindo dan PT Pembangunan Jaya Ancol itu sempat terbentur realita perpolitikan yang teramat keras.

Akar resistensinya kala itu bukan bertumpu pada wujud fisik jembatan, melainkan pada polemik perluasan reklamasi kawasan Ancol yang memicu murka para aktivis lingkungan hidup.

Tidak berhenti sampai di situ, kubu oposisi di parlemen daerah masa itu juga mencibir rancang bangun JIS yang dianggap alpa dalam merencanakan aksesibilitas pengunjung secara komprehensif.

Baca Juga: Sediakan 6 Teleskop, Planetarium Jakarta Ajak Warga Amati Gerhana Bulan Total

Akibat rentetan polemik, proyek infrastruktur penunjang ini mandek tanpa wujud nyata hingga masa bakti Anies Baswedan paripurna pada akhir tahun 2022.

Kebuntuan itu baru sedikit terurai ketika pemerintah pusat secara kilat membangun jembatan darurat pada tahun 2023 demi memfasilitasi kelancaran ajang bergengsi Piala Dunia U-17.

Kini, fasilitas interkoneksi permanen menuju kantong parkir raksasa di Ancol siap diresmikan demi menjadikan JIS sebagai episentrum modern masa depan Jakarta.

Akses transportasi umum menuju JIS juga sudah dipermudah lewat pembangunan stasiun KRL yang titik pemberhentiannya persis berada di area stadion.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Qatar Energy Setop Produksi LNG, Saham MEDC, ENRG hingga PGAS Mana yang Menarik?
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Eks Menlu Ungkap Pandangan Prabowo soal Posisi RI di BoP Usai Konflik Iran-AS
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat Sebut Eksodus Elite Bukti Loyalitas ke Parpol Kian Kendur
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Satgas Damai Cartenz Ungkap Peran Meno Kogoya dalam Sejumlah Aksi Penembakan dan Pembunuhan di Yahukimo
• 19 jam lalupantau.com
thumb
KPK Periksa Direktur Bina Pengawas Ketenagakerjaan dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikat K3
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.