Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, melontarkan candaan kepada Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, saat menyampaikan legacy (warisan yang ditinggalkan) mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Veronica merupakan mantan istri dari Ahok.
Candaan itu disampaikan Pramono di hadapan para gubernur DKI Jakarta terdahulu saat acara Cap Go Meh Jakarta di Pancoran Glodok Chinatown, Jakarta Barat, Selasa (3/3).
Hadir pula Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan Veronica sebagai Ketua dan Wakil Ketua Imlek Nasional 2026.
“Dan saya akan melanjutkan semua hal-hal baik dari gubernur-gubernur sebelumnya. Dari Pak Ahok, kebetulan ada Bu Vero, tolong disampaikan Pak Ahok, Bu. Saya sudah selesaikan yang namanya Sumber Waras,” seloroh Pramono.
Candaan itu pun membuat suasana berlangsung cair. Hadirin dan para warga pun tertawa mendengar seloroh Pramono.
Pramono menjelaskan, persoalan lahan Rumah Sakit Sumber Waras di era Ahok kini telah diselesaikan dan siap dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional.
“Yang dulu jadi beban, Alhamdulilah sekarang Sumber Waras sudah selesai semuanya, siap untuk dibangun Rumah Sakit Internasional yang namanya nanti akan saya umumkan pada saatnya,” ungkap dia.
Pramono juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai hal baik yang ditinggalkan di hadapan para gubernur terdahulu. Ada Sutiyoso, Fauzi Bowo, Djarot Saiful Hidayat, hingga Anies Rasyid Baswedan.
“Karena hadir gubernur-gubernur yang legend yang dulu dan sekarang ini saya lanjutkan. Maka ketika banyak orang menanya kepada saya. Apa yang akan saya kerjakan? Saya jawabnya sederhana. Saya melanjutkan hal-hal yang baik dari gubernur-gubernur sebelumnya,” tuturnya.
Pramono juga memaparkan sejumlah legacy dari gubernur lain yang tengah dan akan diselesaikan, mulai dari proyek monorel pada era Sutiyoso, penataan Majelis Kaum Betawi (MKB) pada masa Fauzi Bowo, hingga pengembangan Jakarta International Stadium (JIS) yang merupakan legacy Anies Baswedan.
Pramono menilai penyelesaian persoalan-persoalan lama tersebut sudah menjadi capaian besar bagi pemerintahannya, sekaligus pondasi untuk memperbaiki wajah Jakarta ke depan.
“Jadi Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian, terus sebagai Gubernur baru apa? Itu selesai aja sudah luar biasa,” kata Pramono.
“Nah, tapi kan harus ada. Saya yakin sebentar lagi wajah Jakarta mudah-mudahan akan menjadi lebih baik,” lanjut dia.





