1.600 Jemaah Umrah asal Malaysia tak Keluar dari Arab Saudi

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

SEKITAR 1.600 jamaah umrah Malaysia terjebak di Arab Saudi menyusul pembatalan dan gangguan penerbangan yang dialami beberapa maskapai penerbangan, karena konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, demikian otoritas Malaysia.

Konsul Jenderal Malaysia di Jeddah, Tengku Mohd Dzaraif Raja Abdul Kadir, seperti dilaporkan BERNAMA mengatakan bahwa konsulat telah menjangkau sebagian besar jamaah haji yang terdampak, yang saat ini berada di Jeddah, Mekkah, dan Madinah.

"Alhamdulillah, mereka dalam kondisi baik, dan situasi di Arab Saudi, khususnya di Mekkah, Madinah, dan Jeddah, juga sangat baik tanpa insiden yang tidak diinginkan," kata Tengku Mohd Dzaraif.

Baca juga : Konflik Timur Tengah Berdampak pada Kepulangan Jemaah Umrah

Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines, serta maskapai lain termasuk Qatar Airways, Emirates, dan Etihad.

Menurutnya, masih ada penerbangan langsung dari Jeddah ke Kuala Lumpur melalui Saudia Airlines, di samping layanan AirAsia yang terbatas.

"Banyak jamaah haji yang berinisiatif sendiri, atau melalui agen perjalanan mereka, untuk mengganti penerbangan mereka ke Saudia Airlines, dan beberapa kelompok telah berhasil kembali ke Malaysia.

Baca juga : Travel Umrah Diminta Perkuat Peran Edukatif, Insiden Bunuh Diri di Masjidil Haram Jadi Pelajaran

"Malaysia Airlines juga dengan murah hati menyediakan akomodasi bagi para jamaah haji yang dijadwalkan kembali menggunakan penerbangan maskapai tersebut," katanya.

Dia mengatakan Konsulat Jenderal Malaysia di Jeddah telah membuka ruang operasi 24 jam untuk memantau situasi dan menyalurkan bantuan kepada warga Malaysia yang terdampak.

Sementara itu di Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan sebanyak 6.047 anggota jamaah umrah telah kembali ke Tanah Air dengan aman, menyusul kondisi keamanan yang memanas di kawasan Timur Tengah.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026 sebanyak 6.047 orang jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” ujar Juru Bicara Kemenhaj RI Ichsan Marsha.

Adapun calon jamaah umrah Indonesia yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) pada Minggu (1/3) tercatat sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. (Ant/P-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kala Pramono Titip Pesan untuk Ahok Lewat Veronica Tan: Sumber Waras Sudah Selesai
• 57 menit laluliputan6.com
thumb
Dana Penanganan Bencana Aceh-Sumatera Turun, Ini 3 Langkah yang Penting Diperhatikan
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Konflik AS-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Pelindungan untuk Pemulangan Jemaah Umrah
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Festival Ramadan Bareng Tring! by Pegadaian Hadir di 10 Kota Besar Indonesia
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
• 23 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.