Jemaah Antusias Beras Indonesia Bisa Diekspor ke Tanah Suci, Bikin Lahap dan Ibadah Maksimal

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia untuk pertama kali akan ekspor beras ke Arab Saudi sebesar 2.280 ton. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan para jemaah haji dan umrah di Tanah Suci. Rencana ekspor beras premium Indonesia ke Arab Saudi disambut hangat para jemaah.

Rusdi, jemaah umrah asal Bekasi, mengaku sangat mendukung rencana tersebut. Ia bahkan membayangkan suasana makan yang lebih akrab jika nasi yang tersaji adalah beras dari Tanah Air.

Advertisement

BACA JUGA: Konflik AS-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Pelindungan untuk Pemulangan Jemaah Umrah

“Sangat setuju. Nasinya lebih enak, makannya lebih nafsu. Sudah biasa,” ujar Rusdi sambil tersenyum, ditulis Selasa (3/3).

Menurutnya, rasa nasi memang berpengaruh pada selera makan. Di tengah padatnya aktivitas ibadah, asupan yang cocok di lidah menjadi hal penting untuk menjaga stamina. Senada dengan Rusdi, jemaah lainnya juga menyampaikan dukungan. Ia menilai kehadiran beras Indonesia di Arab Saudi akan membantu jemaah menyesuaikan selera makan.

“Cukup bagus sekali, karena bisa menyesuaikan selera jemaah haji dan umrah di Tanah Suci ini. Jadi dengan adanya beras kita yang beredar di sini, otomatis masyarakat tidak akan canggung lagi. Tidak akan merasa kurang lagi,” tuturnya.

Ia menambahkan, soal makanan bukan perkara sepele. “Kalau memang beras kita ada di sini nanti, makannya bisa lahap, tenaga bisa kuat, ibadah bisa maksimal,” katanya.

Jemaah lainnya pun mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, tidak sedikit jemaah yang merasa kurang cocok dengan karakter beras yang tersedia saat ini. “Saya lebih setuju juga. Supaya orang Indonesia bisa makan, bisa merasakan nasi Indonesia juga. Soalnya kadang jemaah itu ada yang bilang tidak cocok dengan beras yang ada di sini,” ujarnya.

 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
4 SPPG di Daerah Terpencil Muaro Jambi Segera Beroperasi
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
700 Tanker Antre, Jalur Minyak di Selat Hormuz turun 86 persen
• 2 jam lalunarasi.tv
thumb
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK karena Jual Beli Jabatan di Puskesmas dan RSUD? Unggahan @wiradesainfo Bikin Heboh!
• 4 jam laluharianfajar
thumb
⁠Isu Lobi Trump Serang Iran Ditepis Saudi
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.