Menyambut periode mudik dan Idul Fitri 2026, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) bersama PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi, serta Pertamina International Shipping menggelar konferensi pers terkait kesiapan infrastruktur dan layanan energi nasional.
Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Corsec PGN Fajriyah Usman, Corsec Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, Corsec Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, VP Corporate Communication Muhammad Baron, Corsec Pertamina Hulu Energi Hermansyah S Nasroen, serta Pjs Corsec Pertamina International Shipping Vega Pita.
Dalam paparannya, manajemen Pertamina Group memastikan seluruh infrastruktur energi telah disiagakan guna menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan energi bagi masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas.
Secara nasional, Pertamina Group menyiapkan 7.885 SPBU dan 6.777 unit Prestashop. Selain itu, sebanyak 6.662 agen LPG turut disiagakan, terdiri atas 5.795 agen PSO dan 867 agen non-PSO. Untuk mendukung distribusi LPG, tersedia pula 757 SPBE (643 PSO dan 114 non-PSO).
Tak hanya itu, 223 agen minyak tanah (199 PSO dan 24 non-PSO) juga diaktifkan guna menjaga stabilitas pasokan, terutama di wilayah yang masih membutuhkan energi tersebut.
Mengantisipasi lonjakan arus mudik di jalur tol dan jalur wisata lintas utama, Pertamina Group menyiapkan layanan energi pendukung, meliputi 2.074 SPBU siaga 24 jam, 6.300 agen LPG siaga, 86 unit layanan modular BBM, serta 62 kios Pertamina yang tersebar di titik-titik strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Group untuk memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar selama Ramadan dan Idul Fitri 2026, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.





