Dewi Yustisiana DPR Minta Pertamina Mitigasi Dampak Perang Amerika-Israel Vs Iran Terhadap Pasokan Minyak dan LPG

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dewi Yustisiana meminta PT Pertamina (Persero) melakukan langkah mitigasi menyeluruh untuk mengantisipasi dampak eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel vs Iran terhadap stabilitas pasokan energi nasional, khususnya minyak mentah dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Menurut Dewi, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu rantai pasok energi global, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu pusat produksi minyak dunia dan jalur distribusi strategis.

BACA JUGA: Selat Hormuz Memanas, RI Alihkan Impor Minyak Mentah ke Amerika Serikat

Gangguan terhadap produksi maupun pelayaran dapat memicu volatilitas harga minyak mentah dan LPG, sementara Indonesia masih memiliki ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Indonesia harus memastikan langkah antisipatif dilakukan sejak dini agar pasokan dalam negeri tetap aman dan harga tidak bergejolak, terutama untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Legislator asal daerah Sumsel II itu dalam keterangannya pada Selasa (3/3/2026).

BACA JUGA: Perang Iran Ganggu Suplai Minyak Global, Airlangga Merespons Begini

Mekanisme pembelian minyak mentah oleh Pertamina, termasuk dari Saudi Aramco, dilakukan melalui skema business to business (B to B) dengan skema tersebut kontrak bersifat komersial antar korporasi sehingga manajemen risiko, fleksibilitas pasokan serta pengaturan jadwal pengiriman menjadi aspek krusial dalam menghadapi dinamika geopolitik.

Dewi juga mendorong Pertamina memperkuat diversifikasi sumber pasokan, menjaga kecukupan cadangan operasional minyak dan LPG, serta memastikan distribusi berjalan lancar, terutama untuk LPG 3 kilogram yang sangat sensitif terhadap fluktuasi harga internasional.

BACA JUGA: Kejagung Banding Atas Vonis Sembilan Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah

Dia menegaskan Komisi XII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan kesiapan dan respons cepat dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Situasi global ini menjadi pengingat bahwa ketahanan energi harus diperkuat melalui tata kelola yang adaptif, diversifikasi pasokan, dan peningkatan kapasitas dalam negeri,” pungkas Dewi.(fri/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Kirim Surat Ke Dubes Iran, Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Ali Khamenei
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Penyebab Mudah Lelah saat Puasa
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Iran Klaim Rudal Khyber Hancurkan Kantor Perdana Menteri Israel Netanyahu, Bagaimana Nasibnya?
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Satgas MBG Jember Ungkap 50 SPPG Belum Kantongi SLHS
• 13 jam lalurealita.co
thumb
Mantan Pacar Ngaku Sakit Hati, Virgoun Pernah Bahas Nikah Dengannya tapi Malah Nikah dengan Lindi Fitriyana
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.