ANTARA - Kendati serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat telah mengakibatkan kerugian besar bagi Iran, bahkan turut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayattullah Khomeini, namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut eskalasi ini bisa berjalan lebih lama dari perkiraan. Jika sebelumnya Amerika memprediksi penaklukan Iran dapat tuntas hanya dalam waktu empat minggu, namun dinamika yang terjadi di lapangan mengubah pandangan tersebut. (XINHUA/Roy Rosa Bachtiar/Chairul Fajri/Rijalul Vikry)





