Benteng Digital Baru Diluncurkan, Ancaman Siber Berbasis AI Siap Dilumat

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi meluncurkan Security Command Center (SCC). Langkah strategis ini mendukung penguatan ketahanan digital di Indonesia seiring meningkatnya pengaruh kecerdasan buatan (AI) yang turut mengubah lanskap keamanan siber.

SCC didukung platform keamanan terpadu dari Cisco, kemampuan mendeteksi ancaman siber dan machine learning analytics yang canggih dari Splunk, serta pemahaman mendalam terhadap pasar lokal dan global dari Cisco Customer Experience Services.

Baca Juga :
Tidak Seorang pun Boleh Tertinggal
Internet Rumah Fleksibel Ini Cocok untuk Ramadhan dan Mudik Lebaran

Kombinasi ini menghadirkan kemampuan deteksi, investigasi, dan respons secara real-time dalam skala besar untuk menjawab berbagai kebutuhan di sektor ekonomi digital Indonesia yang tengah tumbuh pesat.

SCC juga siap membantu organisasi beradaptasi di tengah percepatan transformasi digital dan adopsi AI dengan memberikan visibilitas berkelanjutan dan insight berbasis AI guna mencegah serangan siber sebelum terlambat.

Melalui SCC, Indosat menghadirkan solusi keamanan siber yang lebih inklusif melalui layanan yang memungkinkan tim operasional dan organisasi dari berbagai skala untuk menavigasi kompleksitas lanskap digital dengan lebih percaya diri.

Menurut Direktur Utama dan Kepala Eksekutif Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, perpaduan teknologi kelas dunia dan pemahaman terhadap kondisi pasar di Indonesia menciptakan infrastruktur digital yang aman dan tangguh untuk mendorong inovasi dan mendukung kemajuan digitalisasi secara jangka panjang.

“Kehadiran Security Command Center, hasil kolaborasi Indosat bersama Cisco, memperkuat sikap Indonesia terhadap keamanan siber dan menegaskan komitmen kami dalam melindungi pemerintah, para pelaku usaha, dan masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Seiring meningkatnya adopsi AI di dunia usaha, institusi publik, dan keseharian masyarakat, risiko ancaman siber yang semakin canggih juga meningkat. Keamanan harus terintegrasi di setiap lapisan infrastruktur digital, bukan sekadar tambahan atau solusi sementara.

Kehadiran SCC memungkinkan hal tersebut melalui pemantauan berkelanjutan, visibilitas menyeluruh, serta intelijen yang dapat ditindaklanjuti, sehingga organisasi dapat fokus pada inovasi dan pertumbuhan.

“Kami menghadirkan pondasi infrastruktur yang andal dan tepercaya yang dibutuhkan organisasi di Indonesia untuk mengantisipasi ancaman siber berbasis AI guna menjadi yang terdepan di era ekonomi digital,” kata Chair and CEO Cisco Chuck Robbins.

Baca Juga :
Senjata Baru Indonesia Kuasai Teknologi AI
Indosat Siapkan Generasi Muda Lewat Program Teknologi Telekomunikasi
IM3 dan Tri Hadirkan Paket Khusus Haji-Umrah, Berlaku di 16 Negara

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Golkar Hormati Proses Hukum Bupati Pekalongan Kena OTT KPK
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Di Tengah Hujan, 1.100 Petugas Kebersihan dan Satpam di Surabaya Terima Takjil Gratis
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Bukan Sepeda Biasa: Ketika Gowes & Berbagi Jadi Satu Gerakan Saat Ramadan
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Video: Asuransi Yakin Investasi Jumbo Jika Pasar Saham Kian Transparan
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Utang Paylater Warga Indonesia di Bank Naik 20% pada Awal 2026
• 13 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.