RAMADAN Ramadan selalu punya cara untuk menyatukan orang-orang dalam semangat yang sama, yaitu #JadiLebihBaik. Tahun ini, semangat itu diwujudkan lewat gerakan kolaboratif bertajuk Bukan Sepeda Biasa, bagian dari IP Sportainment BOB (Bukan Olahraga Biasa) yang diinisiasi oleh Susu Mbok Darmi.
Kegiatan Bukan Sepeda Biasa ini dijalankan sebagai rangkaian dari campaign #JadiLebihBaik dari Susu Mbok Darmi untuk meningkatkan penggunaan sugar level para konsumen.
Sore itu, puluhan pesepeda berkumpul dengan jersey penuh warna. Bukan untuk lomba, bukan untuk kompetisi, tapi untuk satu tujuan sederhana: #JadiLebihBaik.
Baca juga : Aksi Berbagi 250 Kg Tempe Hadirkan Inspirasi Takjil Ramadan di Surabaya
Di Bukan Sepeda Biasa, terdapat dua rangkaian yang melengkapi kegiatan ini, yaitu: Jadi Lebih Bike dan Bogor Berbagi. Program Jadi Lebih Bike lahir dari semangat BOB (Bukan Olahraga Biasa). Sebuah konsep yang percaya bahwa olahraga hari ini bukan hanya aktivitas fisik, tapi bagian dari lifestyle, networking, bahkan ruang kolaborasi.
Menggabungkan gaya hidup aktif, nilai spiritual, dan kepedulian sosial, acara ini menghadirkan pengalaman ngabuburit yang berbeda di Kota Bogor. Sekitar 50 pesepeda dari 10 komunitas akan mengikuti riding sejauh 11 km dengan rute yang dimulai dan diakhiri di Bebek Goreng H Slamet Bangbarung.
Bukan sekadar gowes
Setelah perjalanan yang menyegarkan, acara dilanjutkan dengan sesi kultum bertema 'Jadi Lebih Baik: Ikhtiar Kecil yang Konsisten' yang mengajak peserta merefleksikan makna
istikamah dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga : Makin Solid, PSI se-Kota Semarang Berbagi Takjil Sambut Ramadan
Momentum kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan kegiatan Bogor Berbagi, yakni pembagian takjil hasil kolaborasi bersama berbagai brand F&B lokal.
"Melalui BOB, kami ingin olahraga bukan hanya soal gerak, tapi juga ruang networking, ekspresi, dan kontribusi sosial. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai itu," ujar Dhony Pratama, CEO Susu Mbok Darmi.
Dari yoga ke cycling, dari komunitas ke kota
Sebelumnya, rangkaian BOB telah menghadirkan berbagai aktivitas seperti yoga dan community engagement. Ramadan kali ini, cycling dipilih bukan tanpa alasan. Tren gaya hidup sehat di Jabodetabek menunjukkan peningkatan minat terhadap olahraga komunitas, termasuk sepeda.
Namun yang membuatnya berbeda adalah sentuhan maknanya. Rute 11 km yang dilalui bukan sekadar jarak tempuh. Setiap kayuhan menjadi simbol ikhtiar kecil yang konsisten sejalan dengan pesan kultum yang disampaikan sebelum berbuka. Karena sejatinya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.
Selepas riding, suasana berubah hangat. Takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Program yang awalnya dikenal sebagai 'Darmi Berbagi' kini berevolusi menjadi 'Bogor Berbagi', membuka ruang lebih luas bagi brand F&B lokal untuk turut ambil bagian dalam gerakan sosial bersama.
Bukan sekadar branding, tapi keterlibatan nyata. Karena di era sekarang, masyarakat lebih terhubung dengan brand yang hadir dalam pengalaman, bukan hanya di timeline.
Lebih dari event, ini adalah movement. Karena ketika olahraga, spiritualitas, dan kolaborasi bertemu dalam satu momentum, yang tercipta bukan hanya event, tapi juga gerakan. (E-1)





