Jakarta: Seorang bayi perempuan berusia dua hari ditemukan dalam gerobak nasi uduk. Posisi gerobak di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa sore.
"Kami telah mengecek lokasi penemuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan diduga sengaja ditelantarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
Anggiat mengatakan bayi itu ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada polisi pada 17.43 WIB. Setelah mendapatkan informasi, personel Polsek Pasar Minggu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan kondisi sang bayi melalui para saksi.
Baca Juga :Hilangkan Bukti Kematian Bripda Dirja, Tiga Oknum Polisi Didemosi 8 Tahun
"Saksi Dinda dan Saksi Marlinah menyampaikan informasi telah menemukan seorang bayi perempuan berada di dalam tas belanja dalam gerobak nasi uduk," ucapnya.
Pada awalnya, saksi Dinda mendengar suara tangis bayi dari lantai dua. Setelah mencari sumber suara tangisan dari sebuah tas berisikan bayi di depan rumah warga.
Bayi itu memakai pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut berwarna putih. Dalam tas itu juga terdapat sejumlah barang lainnya yakni susu bubuk, tisu basah, sarung tangan dan secarik kertas yang terdapat tulisan.
Ilustrasi anak bayi. Foto: Istimewa
Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan dari tulisan kertas yang dituliskan oleh seorang bernama Zidan yang diduga orang yang dengan sengaja menelantarkan bayi di TKP.
Hingga akhirnya para saksi memutuskan melapor penemuan bayi yang hidup itu kepada RT dan polisi. Informasi penemuan bayi itu juga telah dilaporkan ke Polsek Pasar Minggu melalui grup WA Polsek Pasar Minggu.
Selanjutnya, Piket Fungsi Polsek Pasar Minggu melakukan upaya pencarian rekaman CCTV serta berkoordinasi dengan RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu dan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
"Pukul 19.55 WIB seorang bayi perempuan itu dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu guna penanganan medis lebih lanjut," ucapnya.




